Social Trust Fund UIN Jakarta Salurkan Rp331,53 juta Untuk Rohingya

Lembaga Social Trust Fund (STF) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta telah menyerahkan dana bantuan kemanusian Rohingya sebesar Rp331, 53 juta melalui Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM).
Nurudin Abdullah | 28 September 2017 00:14 WIB
Perempuan pengungsi Rohingya bersama cucunya, saat menunggu bantuan, di Bangladesh, Selasa (19/9). - Reuters/Danish Siddiqui

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Social Trust Fund (STF) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta telah menyerahkan dana bantuan kemanusian Rohingya sebesar Rp331, 53 juta melalui Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM).

Direktur Eksekutif STF UIN Jakarta, Amelia Fauzia, mengatakan donasi kemanusiaan  Rp331,53 juta itu berasal dari sumbangan Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Jakarta Selatan Rp209.14 juta,

Selanjutunya dari Keluarga Besar Madrasah Pembangunan UIN Jakarta Rp87 juta, Keluarga Besar MTsN 3 Jakarta Rp15.2 juta, dan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Pesanggrahan Rp20.18 juta.

“Donasi kemanusiaan itu disalurkan kepada masyarakat terdampak konflik melalui Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM),” katanya dalam situs resmi UIN Jakarta, para Rabu (26/9/2017).

Menurutnya, besarnya nilai donasi kemanusiaan Rohingya itu membuktikan tingginya kepedulian masyarakat Indonesia terhadap saudara-saudaranya yang terlanda konflik.

Sebab penggalangan dana kemanusiaan yang dimotori gerakan Madrasah Save Rohingya yang baru beberapa waktu lalu diluncurkan, tetapi sudah berhasil menarik perhatian publik di Tanah Air.

“Penggalangan dana kemanusiaan yang dimotori oleh gerakan Madrasah save Rohingya ini sebagai aksi nyata partisipasi civitas madrasah terhadap persoalan persoalan kemanusiaan,” ujarnya.

Dia menjelaskan AKIM merupakan aliansi bentukan Kementerian Luar Negeri RI guna meringankan beban kemanusiaan akibat krisis Myanmar, khususnya masyarakat di Rakhine State.

Dana bantuan yang terkumpul dibawah AKIM ini akan didistribusikan di bawah pengawasan Kementerian Luar Negeri dan Palang Merah Internasional guna menjamin transparansi.

Distribusi dana kemanusiaan diatur sesuai kebutuhan baik jangka pendek yang bersifat mendesak dan darurat seperti bantuan beras, makanan, pakaian dan obat obatan

Adapun program jangka panjangnya seperti pembagunan gedung sekolah, perpustakaan dan pembangunan rumah sakit bagi masyarkat Rohingya.

 

Tag : rohingya, UIN Jakarta
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top