Jokowi: Indonesia Jadi Rujukan Global Mengelola Kebhinnekaan

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kebesaran bangsa Indonesia ialah karean bangsa ini sudah teruji oleh sejarah bisa tetap kokoh bersatu sampai menginjak usianya ke-72 tahun.
Emanuel B. Caesario | 16 Agustus 2017 13:15 WIB
Presiden Joko Widodo membungkukkan badan seusai menyampaikan pidato kenegaraan saat Sidang Tahunan MPR Tahun 2017 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8). - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kebesaran bangsa Indonesia ialah karean bangsa ini sudah teruji oleh sejarah bisa tetap kokoh bersatu sampai menginjak usianya ke-72 tahun.

Jokowi, sapaan akrab Presiden, mengatakan bawah dirinya selalu mengatakan dalam banyak kesempatan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar.

Kebesaran bangsa Indonesia tidak saja karena jumlah penduduknya yang lebih dari 250 juta jiwa atau wilayahnya yang mencakup 17 ribu pulau, atau sumber daya yang melimpah, tetapi karena mampu mempertahankan kesatuan di tengah keberagaman.

Padahal, tuturnya, di beberapa negara lain banyak terjadi konflik kekerasan antarsuku, perpecahan antaragama, dan pertikaian antaragolongan.

“Kita bersyukur kita tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbhinneka tunggal ika. Bahkan sekarang ini, kita menjadi rujukan banyak negara dalam hal mengelola kebhinnekaan dan membangun persatuan,” ungkapnya dalam pidato di hadapan DPR dan DPD RI, Rabu (16/8/2017).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jokowi

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top