Menurut BPS, Masyarakat Sumsel Bahagia

Masyarakat Sumatra Selatan dinilai memiliki tingkat kebahagiaan yang tinggi berdasarkan indeks kebahagiaan yang diukur Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel yakni 71,98.
Dinda Wulandari | 15 Agustus 2017 14:38 WIB
Sungai Musi di Palembang, Sumatra Selatan. Warga Sumsel disebut BPS termasuk kategori bahagia. - Antara/Nova Wahyudi

Kabar24.com, PALEMBANG - Masyarakat Sumatra Selatan dinilai memiliki tingkat kebahagiaan yang tinggi berdasarkan indeks kebahagiaan yang diukur Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel yakni 71,98.

Kepala BPS Sumsel Yos Rusdiansyah mengatakan angka 71,98 tersebut cukup tinggi, bahkan di atas rata-rata nasional.

"Artinya cukup banyak masyarakat Sumsel yang lebih bahagia dibandingkan dengan provinsi lain," katanya di Palembang,l Sumsel, pada Selasa (15/8/2017).

Yos mengemukakan indeks kebahagiaan bernilai 0 sampai 100. Semakin tinggi indeks menunjukkan tingkat kehidupan yang semakin bahagia.

Adapun secara dimensi pengukuran, dimensi tertinggi dalam indeks kebahagiaan adalah makna hidup sebesar 73,18, diikuti dimensi kepuasan hidup 72,02, dan dimensi perasaan 70,61. "Ini pola yang kami dapat dari survei di lapangan," ujarnya.

Menurut Yos, dibandingkan dengan survei serupa yang dilakukan BPS pada 2014 dengan menggunakan satu dimensi, terjadi peningkatan indeks kebahagiaan. "Kita lihat 3 tahun berikutnya apakah kebahagiaan di Sumsel akan lebih meningkat."

Dia melanjutkan terdapat 19 variabel yang diukur BPS. Adapun indikator tertinggi adalah variabel keharmonisan keluarga sebesar 82,18. "Hubungan keluarga rumah tangga di Sumsel cenderung harmonis."

Sementara indikator terendah adalah pendidikan dan keterampilan sebesar 61,29. "Ini bisa menjadi informasi yang penting buat dinas sosial bahwa pendidikan masih relatif rendah," ucap Yos.

Ada beberapa indikator di bawah 70, yakni pendapatan rumah tangga, pengembangan diri, perasaan tidak khawatir atau cemas, pekerjaan, dan kondisi rumah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bps, sumsel

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top