Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sintang Susun SOP Data Kebun dan Petawi Sawit Swadaya

Pemkab Sintang bersama WWF Indonesia-Kalbar dan Fasda Sawit Lestari Sintang menggelar focus group discussion (FGD) mengumpulkan petani kelapa sawit swadaya di kabupaten tersebut dalam upaya membangun sistem operasional prosedur manajemen data kelapa sawit. n
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 08 Agustus 2017  |  15:12 WIB
Petani Sawit - Bisnis.com
Petani Sawit - Bisnis.com

Bisnis.com, PONTIANAK – Pemkab Sintang bersama WWF Indonesia-Kalbar dan Fasda Sawit Lestari Sintang menggelar focus group discussion (FGD) mengumpulkan petani kelapa sawit swadaya di kabupaten tersebut dalam upaya membangun sistem operasional prosedur manajemen data kelapa sawit. 

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Sintang Veronica Ancili mengatakan, pengumpulan dan manajemen data petani kelapa sawit swadaya di Sintang belum optimal dikelola karena baik  pemerintah dan petani sawit tidak sama. 

“Ada banyak lembaga mendampingi dan memiliki data petani kelapa sawit swadaya tetapi masih menjadi konsumsi masing-masing lembaga,” kata dia melalui rilis diterima Bisnis, Selasa (8/8/2017). 

Dia berharap data-data itu bisa disuarakan kepada para pihak berkompeten untuk membantu para petani swadaya sawit ersebut terutama untuk pengalokasian program dan pendanaan dari pemerintah yang berbasis data. 

Ketua Fasda Sawit Lestari Sintang Subarjo mengutarakan, diselenggarakannya FGD belum lama ini untuk membantu petani kelapa sawit swadaya supaya ada informasi terkini tentang perkembangan petani kelapa sawit swadaya di Sintang. 

“Ini bisa semacam gudang data yang akan mempermudah para pihak untuk membantu berbagai persoalan dihadapi para petani swadaya,” ucapnya. 

Dari survei Fasda Sawit Lestari Sintang pada 2014 ditemukan luas total perkebunan sawit swadaya mencapai 2.204 Hektare dengan luasan tersebar di Kecamatan Sintang, Kelam Permai, Sungai Tebelian, Binjai Hulu, Kayan Hilir dan Hulu, Sepauk dan Tempunak, dengan jumlah 449 petani. 

Market Transformation Initiative Coordinator WWF-Indonesia Program Kalbar Muhammad Munawir mengutarakan, FGD bersama petani sawit swadaya diharapkan untuk membangun kesepakatan bersama di standar operasional prosedur manajemen database. 

“Jadi bisa teridentifikasi tipologi data petani dan ada kesepakatan sharing data masing-masing pihak yang menyepakati SOP database petani kelapa sawit swadaya,” ucapnya. 

Pihaknya melangsir hasil interpretasi citra SPOT 6 di 13 kecamatan di Sintang dan mendeteksi kebun kelapa sawit swadaya mencapai 1.133 Ha, pada 2017 dengan luasan kebun terdata mencapai 295.76 Ha. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

petani sawit
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top