Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebakaran Kampung Baduy : Kemensos Kirim Bantuan, Penggalangan Dana Diharap Disetop

Selama beberapa hari, warga kehilangan 84 rumah di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak akibat kebakaran pada Selasa (23/5/2017) malam.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Mei 2017  |  06:45 WIB
Ratusan warga Baduy Luar berjalan kaki menuju Kantor Bupati Lebak saat mengikuti upacara Seba Baduy di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Jumat (28/4). - Antara/Weli Ayu Rejeki
Ratusan warga Baduy Luar berjalan kaki menuju Kantor Bupati Lebak saat mengikuti upacara Seba Baduy di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Jumat (28/4). - Antara/Weli Ayu Rejeki

Kabar24.com, LEBAK - Kebakaran memusnahkan seluruh rumah warga Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Selama beberapa hari, warga kehilangan 84 rumah di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak akibat kebakaran pada Selasa (23/5/2017) malam.

Penggalangan dana sempat berlangsung dan kini warga mulai membangun kembali rumah baru setelah mendapat bantuan dari Kementerian Sosial sebesar Rp2,471 miliar.

"Kami berharap warga Baduy kembali memiliki rumah," kata Asisten Daerah (Asda) II Pemerintah Kabupaten Lebak Budi Santoso di Lebak, Minggu (28/5/2017).

Penyaluran bantuan bagi warga Badui diserahkan langsung Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa kepada masyarakat Baduy korban kebakaran.

Masyarakat Baduy menerima bantuan sebesar Rp2,471 miliar, antara lain, Rp2.075 miliar untuk korban kebakaran dengan rincian setiap kepala keluarga (KK) menerima Rp25 juta, jaminan hidup sebesar Rp328 juta untuk 118 KK atau 362 jiwa, dan logistik sebesar Rp68 juta.

Selama ini, kata dia, bantuan korban kebakaran bagi warga Baduy di Kampung Cisaban, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar relatif cukup.

"Kami minta penggalangan donasi yang dihimpun masyarakat untuk membantu warga Baduy dihentikan karena penyaluran bantuan dari Kementerian Sosial mencukupi untuk kesejahteraan warga korban kebakaran itu," katanya.

Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan, kebakaran yang menimpa warga Baduy pekan lalu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, seorang warga yang mengalami luka.

Warga Baduy korban kebakaran itu tercatat tinggal di 84 rumah dengan jumlah warga sebanyak 362 jiwa.

Dengan penyaluran bantuan itu, pembangunan rumah warga Badui yang menjadi korban kebakaran bisa segera direalisasikan.

Selama ini, warga Baduy korban kebakaran tidak mengalami ancaman kerawanan pangan karena pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan bahan pokok, seperti beras, lauk-pauk, hingga peralatan dapur.

Sementara itu, sejumlah warga Baduy mengaku lega setelah menerima bantuan dari Kementerian Sosial sehingga bisa membangun kembali rumah yang sudah rata dengan tanah itu.

"Kami tentu sangat terbantu adanya bantuan dari pemerintah itu sehingga meringankan beban ekonomi," kata Amir, 45, salah satu warga Baduy korban kebakaran.

Asal Api

Warga yang rumahnya terbakar terpaksa mengungsi ke tenda yang disediakan oleh Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sebagian lainnya tinggal bersama kerabat keluarga yang selamat dari amukan "si jago merah" itu.

Kebakaran di permukiman kawasan Baduy, tepatnya di Kampung Cisaban RT 02 RW 06, Desa Kanekes, Leuwidamar diduga berasal dari tungku tempat memasak di salah satu rumah warga.

Kemungkinan api di dalam tungku itu ditinggal oleh pemiliknya sehingga bara api menjalar ke kayu bakar yang posisinya berdekatan dengan tungku itu.

Kebakaran menghanguskan semua milik warga. Perabotan rumah tangga hingga uang dan "rumah leuit" atau tempat menyimpan gabah juga terbakar.

Berikut cuplikan video kehidupan warga Baduy karya peserta Festival Dokumenter Budi Luhur


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BADUY

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top