Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurikulum Muatan Kemaritiman Dikembangkan

Pemerintah mengembangkan kurikulum pendidikan muatan kemaritiman yang dilaksanakan pada semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan.
Kurniawan A. Wicaksono
Kurniawan A. Wicaksono - Bisnis.com 07 Mei 2017  |  19:51 WIB
Pelaut Indonesia - Ilustrasi/velasco indonesia
Pelaut Indonesia - Ilustrasi/velasco indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah mengembangkan kurikulum pendidikan muatan kemaritiman yang dilaksanakan pada semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan.

Hal ini dilakukan dengan jalinan kerja sama pengembangan dan penerapan kurikulum muatan kemaritiman melalui penandatanganan naskah kesepahaman antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Mengutip keterangan resmi Kemendikbud, pokok kerja sama tersebut meliputi pengembangan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum pendidikan muatan kemaritiman sebagai wadah dan sarana mengembangkan perubahan pengetahuan, wawasan, nilai, kepedulian, sikap dan perilaku yang mendukung pembangunan kemaritiman.

Selain itu, pokok kerja juga mencakup sosialisasi melalui kampanye dan pemberian penghargaan kepada individu dan lembaga pendidikan yang menerapkan kurikulum bermuatan kemaritiman.

Peningkatan kapasitas pemangku kepentingan di bidang pendidikan dilakukan untuk menjaga komitmen dan partisipasi dari semua pihak. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan sudah seharusnya Kemendikbud mengarusutamakan isu kemaritiman ke dalam kurikulum.

“Tentunya tidak harus menjadi mata pelajaran, namun dapat disisipkan di hampir semua mata pelajaran dan kegiatan di sekolah,” ujarnya seperti dikutip dalam keterangan resmi, Minggu (7/5/2017).

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi dukungan terhadap isu kemaritiman yang dilakukan Kemendikbud. Pihaknya juga memberikan penekanan pada penanganan sampah plastik yang mengancam laut Indonesia.

"Ini saatnya kita bekerja riil, bukan sekadar slogan-slogan," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendikbud kurikulum kemenko kemaritiman
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top