Israel Serang Gudang Senjata di Suriah

Pemberontak Suriah dan sumber intelijen mengatakan, Israel pada Kamis (27/4/2017) menyerang gudang senjata Hizbullah Lebanon di dekat bandar udara Damaskus, Suriah.
Newswire | 27 April 2017 16:45 WIB
Ilustrasi - Reuters

Kabar24.com, AMMAN/BEIRUT - Israel diduga mulai melakukan aktivitas militer secara terbuka di Suriah.

Pemberontak Suriah dan sumber intelijen mengatakan, Israel pada Kamis (27/4/2017) menyerang gudang senjata Hizbullah Lebanon di dekat bandar udara Damaskus, Suriah.

Lokasi tersebut diyakini sebagai tempat senjata dari Teheran yang dikirim secara teratur oleh pesawat barang niaga dan militer.

Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang dalam perang saudara enam tahun negara itu didukung Rusia, Iran dan petempur Syiah setempat, termasuk Hizbullah, adalah sekutu terdekat Teheran dan bersumpah memusuhi Israel.

Menteri Intelijen Israel, Israel Katz, berbicara dari Amerika Serikat, tempat dia bertemu dengan pejabat AS, kepada radio Angkatan Darat Israel.

"Saya bisa memastikan bahwa kejadian di Suriah sesuai sepenuhnya dengan kebijakan Israel untuk mencegah penyelundupan senjata lebih lanjut dari Iran melalui Suriah kepada Hizbullah. Tentu, saya tidak ingin menguraikan tentang hal ini," katanya.

"Setiap kali kita menerima laporan dari intelijen yang menandakan adanya niat untuk pengiriman senjata kepada Hizbullah, kami akan bertindak," tambahnya.

Juru bicara militer Israel menolak berkomentar.

Dua sumber pemberontak senior yang beroperasi di daerah Damaskus mengutip pemantau mereka di pinggiran timur ibukota Suriah, lokasi bandara itu berada, mengatakan bahwa lima serangan telah menghantam sebuah pusat pasokan senjata yang digunakan petempur dukungan Iran.

Televisi al-Manar Lebanon, yang terhubung dengan Hizbullah, mengatakan pertanda awal serangan tersebut terjadi pada gudang dan tangki bahan bakar yang hanya menyebabkan kerusakan material dan tidak ada korban jiwa.

Sumber intelijen setempat, yang meminta namanya tidak disebutkan, mengatakan bahwa pusat pasokan senjata yang menjadi target serangan, menampung dalam jumlah besar senjata yang dikirim melalui udara oleh Iran, sekutu terkemuka Bashar di wilayah tersebut.

Sumber tersebut mengatakan bahwa senjata-senjata itu banyak dipasok untuk sebuah kesatuan tempur yang didukung Iran dan pasukan yang dipimpin Hizbullah. Mereka memiliki ribuan petempur yang terlibat dalam beberapa barisan untuk melawan pemberontak Suriah.

Media pemerintah Pro-Suriah dan Organisasi Pemantau Hak Asasi Manusia untuk Suriah yang berlokasi di Inggris, Kamis melaporkan tentang sebuah ledakan besar di dekat bandara dan pemukiman di pusat Damaskus.

Penduduk yang tinggal beberapa kilometer dari lokasi ledakan mengatakan bahwa peristiwa itu telah membuat mereka terbangun dari tidur.

Sumber pemberontak mengatakan serangan tersebut menyebabkan kebakaran, dengan percikan api muncul dari gugus luas militer, yang tertutup.

Mereka meyakini tempat tersebut digunakan Teheran untuk memasok senjata kepada petempur dukungan Iran, yang bergerak bersama tentara Suriah.

Sumber : Antara/Reuters

Tag : suriah
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top