Bisnis Indonesia 25 Maret 2017 Seksi Utama: Pertanian Masih Jadi 'Anak Tiri'

Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Sabtu, 25 Maret 2017, Seksi Utama. Untuk menyimak lebih lanjut, silakan kunjungi http://epaper.bisnis.com/
Priyo Susilo | 25 Maret 2017 05:55 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Sabtu, 25 Maret 2017, Seksi Utama. Untuk menyimak lebih lanjut, silakan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

Hal 1. KREDIT PERBANKAN ; Pertanian Masih Jadi 'Anak Tiri'

Sektor pertanian masih seperti ‘anak tiri’ apabila dibandingkan dengan sektor lain di mata industri perbankan. Hal itu terlihat dari alokasi kredit ke sektor pertanian yang baru berkisar 6,75% dari total kredit perbankan.

KONGLOMERAT INDONESIA ; Hary Tanoe Makin Gencar Main Properti
Taipan Hary Tanoesoedibjo melalui kelompok usaha Grup MNC makin gencar bermain di sektor properti setelah bisnis utamanya di media massa.

MENYAMBUT HARI RAYA NYEPI ; Mari Belajar Berhenti Sejenak
Serba cepat dan instan. Itulah fenomena dunia saat ini. Dengan dalih efisiensi dan efektivitas, segala sesuatu diukur dengan seberapa cepat sebuah hal dikerjakan. Fenomena itu sudah begitu merasuk ke dalam sendi kehidupan masyarakat.

Hal 2. RCEP dan Kesepakatan Akses Pasar
Pembahasan kesepakatan kerja sama RCEP sampai saat ini terus berlanjut dan cukup alot. RCEP sebagai upaya Asean mengharmonisasi sejumlah aturan perdagangan dengan enam mitra dagang Asean ditantang dapat menghasilkan nilai ekspektasi tinggi kedua belah pihak, terutama bagi Indonesia.
RAGIMUN ; Peneliti Madya Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral, Badan Kebijakan Fiskal, Kemenkeu

Hal 3. PERBAIKAN RATING S&P ; Indonesia Layak Raih Investment Grade
Bermacam optimisme muncul bahwa lembaga pemeringkat Standard & Poor’s Global Ratings (S&P) akan menaikkan peringkat Indonesia menjadi investment grade. Untuk itu, pemerintah harus mampu meyakinkan lembaga rating itu.

Hal 4. SENTIMEN POSITIF ; IHSG Terus Raih Rekor Baru
Indeks Harga Saham Gabungan bakal terus mencari level tertinggi baru seiring dengan sentimen positif yang membayangi pasar modal domestik.

Hal 5. Otoritas Jasa Keuangan Janji Tepat Waktu
Otoritas Jasa Keuangan memastikan proses pendaftaran usaha yang dilakukan perusahaan financial technology atau fintech bidang pinjam meminjam langsung atau peer to peer lending berbasis teknologi bisa tuntas tepat waktu.

Hal 6-8. Tabel Bursa & Moneter

Hal 9. Iklan

Hal 10. BPIH 2017 ; Ongkos Haji Disepakati Rp34,89 Juta
Pemerintah dan DPR sepakati rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pada tahun ini Rp34,89 juta, sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp34,64 juta.

Hal 11. INDUSTRI TEKSTIL ; Jatim Potensial Dukung Pertumbuhan
Industri tekstil nasional diperkirakan bisa tumbuh lebih baik pada tahun ini, bahkan diyakini bisa tembus dua digit.

Hal 12. PERUMAHAN RAKYAT ; Pasar Jaya Kelola Rusun Terpadu
PD Pasar Jaya menggandeng Perum Perumnas untuk mengelola proyek rumah susun atau rusun terpadu pasar di beberapa wilayah di Ibu Kota.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
headlines bisnis indonesia

Sumber : Bisnis Indonesia (25/3/2017)
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top