Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Formalin di RS Kota Jayapura Nyaris Habis, Pemulasaraan Jenazah Terkendala

Ketersediaan formalin di rumah sakit di Kota Jayapura yang diperlukan untuk pemulasaraan jenazah mengalami kendala.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Januari 2017  |  08:14 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Kabar24.com, JAYAPURA - Ketersediaan formalin di rumah sakit di Kota Jayapura yang diperlukan untuk pemulasaraan jenazah mengalami kendala.

Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) menyatakan pasokan obat formalin di sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Jayapura, habis.

"Dari pengaduan yang kami terima dari salah satu keluarga pasien yang meninggal pada Jumat (27/1) di RS Dian Harapan, namun rumah sakit tidak bisa memberikan formalin kepada jenazah yang meninggal atas permintan keluarga," kata Sekretaris Umum UP2KP, Alexander Krisifu di Jayapura, Minggu.

Menurut dia, setelah tim UP2KP kroscek ke lapangan, bahwa pasien atas nama Yeni Ento Kogoya, 23, yang meninggal saat itu pada pukul 14.00 WIT di RS Dian Harapan dan permintaan keluarga agar jenazah diformalin tidak bisa dipenuhi.

Lanjut dia, setelah dikoordinasikan dengan pihak rumah sakit, mereka mengatakan ketersediaan formalinnya sudah tidak ada/habis.

"Kami berupaya untuk berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura, setelah koordinasi dengan mereka, ketersediaan formalinnya juga terbatas," ujarnya.

Dia menuturkan, RSUD Abepura menyatakan ketersediaan formalin di rumah sakit itu nyaris habis karena pasokannya terbatas.

"RSUD Abepura hanya membantu dua liter formalin saja untuk jenazah, karena alasannya pasokan terbatas," ujarnya.

Ia menambahkan, UP2KP terus berupaya membangun koordinasi lagi dengan pihak RSUD Jayapura, namun mereka mengatakan itu merupakan tanggungjawab dari RS Dian Harapan.

"Jadi dari kasus ini, kita mengambil kesimpulan bahwa saat ini pasokan formalin di rumah sakit yang ada di Kota Jayapura habis, sehingga mereka sulit untuk membantu jenazah yang keluarganya minta untuk di formalin," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

formalin

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top