Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

GEMPA ACEH: 70 Gempa Susulan Kembali Mengguncang

Setelah guncangan gempa tektonik 6,4 Skala Richter (SR) pada Rabu (7/12) pagi di Aceh, sebanyak 70 kali gempa susulan mengguncang wilayah tersebut, guncangan gempa itu bisa dirasakan langsung oleh warga.
Warga bersepeda motor melaju di jalanan yang rusak akibat gempa 6,5 SR di Meuredu, Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12/2016)./Antara-Irwansyah Putra
Warga bersepeda motor melaju di jalanan yang rusak akibat gempa 6,5 SR di Meuredu, Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12/2016)./Antara-Irwansyah Putra

Kabar24.com, MEUREUDU - Setelah guncangan gempa tektonik 6,4 Skala Richter (SR) pada Rabu (7/12) pagi di Aceh, sebanyak 70 kali gempa susulan mengguncang wilayah tersebut, guncangan gempa itu bisa dirasakan langsung oleh warga.

"Rabu (7/12) pagi Aceh diguncang gempa tectonik 6,4 Skala Richter (SR) dan sampai dengan Minggu (10/12) malam guncangan gempa bisa dirasakan langsung oleh manusia sebanyak 70 kali," kata Kepala Stasiun BMKG Mata Ie, Banda Aceh Eridawati di Pidie Jaya, Minggu (11/12/2016) dinihari.

BMKG mencatat, guncangan gempa tectonik yang terjadi pada Rabu (7/12) terjadi sebanyak 45 kali, Kamis (8/12) 14 kali, Jumat (9/12) tujuh kali, dan Sabtu hingga Minggu empat kali.

"Gempa bumi susulan terjadi, Sabtu pada pukul 03.51 Wib, 3,8 Skala Richter (SR) pukul 06.04 Wib, 3,4 Skala Richter (SR), pukul 07.31 Wib, 3,3 Skala Richter (SR) dan pukul 23:42 Wib,Skala Richter (SR)," jelas Eridawati.

Ia menambahkan, berdasarkan data gempa bumi susulan tersebut di atas tampak bahwa trend frekuensi kejadian gempa bumi susulan per hari di Pidie Jaya sudah semakin meluruh, sehingga aktivitas gempa bumi susulan ini diharapkan segera berakhir dan habis energinya.

"Mengingat frekuensi kejadian gempa bumi susulan yang semakin jarang terjadi, maka kepada masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya," ujarnya.

Dampak dari guncangan gempa tectonik 6,4 skala richter Rabu (7/12) pagi pukul 05:03 Wib, lokasinya persis, 5.19 Lintang Utara (LU), 96.36 Barat Timur (BT) dan 18 Kilometer Timur Laut Kabupaten Pidie Jaya, dikedalaman 10 kilometer telah merengut 96 nyawa dan korban luka parah hingga ringan sekitar 660 orang.

"Setelah gempa parah itu, masyarakat yang tidak tinggal di posko pengungsi masih trauma dan takut tidur didalam rumah karena gempa susulan terus terjadi berulang-ulang," kata Andi warga Gampong (desa) Teugoh, Kecamatan Pante Raja, Pidie Jaya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Fatkhul Maskur
Sumber : Antara

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper