Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LEDAKAN PHD BEKASI: Polisi Bilang Tak Ada Percikan Api

Pihak kepolisian hingga kini masih menyelidiki pemicu terjadinya ledakan di salah satu gerai restoran cepat saji PHD yang berlokasi di Jatimelati, Bekasi.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 25 Oktober 2016  |  15:30 WIB
Warga membantu menyelamatkan harta benda di lokasi ledakan di restoran Pizza Hut Delivery (PHD) di Jalan Raya Hankam, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (23/10). - Antara
Warga membantu menyelamatkan harta benda di lokasi ledakan di restoran Pizza Hut Delivery (PHD) di Jalan Raya Hankam, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (23/10). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Pihak kepolisian hingga kini masih menyelidiki pemicu terjadinya ledakan di salah satu gerai restoran cepat saji PHD yang berlokasi di Jatimelati, Bekasi.

Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono, diduga telah terjadi kebocoran pada dua dari empat tabung gas berukuran 50 kilogram di gerai PHD.

"Memang ada masih tersisa bau gas. Kemudian, diperkirakan ada dua tabung yang ada kebocoran gas," jelas Awi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/10/2016).

Meskipun telah diketahui adanya kebocoran gas, hingga saat ini belum bisa dipastikan faktor yang menjadi pemicu ledakan.

Awi menjelaskan, dalam pemeriksaan dan olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda ledakan karena api ataupun hubungan arus pendek.

"Kita masih mencari sumber ledakan karena memang tabung gas sendiri tanpa ada pemicu tidak akan meledak gasnya. Kemudian tidak ditemukan adanya jelaga berarti memang tidak ada titik api," tambahnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa 15 saksi terkait ledakan yang terjadi. Selain itu, polisi juga telah menuntaskan olah TKP. Saat ini, pihak kepolidian tinggal menunggu hasil labfor Mabes Polri guna menemukan penyebab ledakan.

"Kita tunggu dari hasil labfor Mabes Polri nanti yang akan menyampaikan hasilnya," pungkasnya.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ledakan
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top