Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BUPATI GOWA DIPANGGIL MABES POLRI: Pemkab Pastikan Kabar di Medsos Bohong

Pemerintah Kabupaten Gowa memastikan bahwa kabar dipanggilnya Bupati Adnan Purichta Ichsan beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) oleh Mabes Polri itu tidak benar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Oktober 2016  |  23:58 WIB
Ilustrasi: Bentrok antarwarga di Kawasan Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (12/9/2016) akibat penolakan dari massa pendukung Raja Gowa ke-37 atas pembentukan Peraturan Daerah Lembaga Adat Daerah (LAD) Pemkab Gowa yang dinilai tidak berdasar hukum kuat dan melanggar aturan kesultanan Kerajaan Gowa. - Antara/Abriawan Abhe
Ilustrasi: Bentrok antarwarga di Kawasan Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (12/9/2016) akibat penolakan dari massa pendukung Raja Gowa ke-37 atas pembentukan Peraturan Daerah Lembaga Adat Daerah (LAD) Pemkab Gowa yang dinilai tidak berdasar hukum kuat dan melanggar aturan kesultanan Kerajaan Gowa. - Antara/Abriawan Abhe

Kabar24.com, MAKASSAR - Berita ini bisa jadi pengingat bagi siapa pun yang mudah menelan mentah-mentah kabar yang berseliweran di media sosial, termasuk di grup pertemanan Whatsapp.

Pemerintah Kabupaten Gowa memastikan bahwa kabar dipanggilnya Bupati Adnan Purichta Ichsan beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) oleh Mabes Polri itu tidak benar.

"Saya pastikan berita yang sudah menyebar dan juga informasi melalui sosmed (sosial media) WhatsApp itu hoax. Tidak benar kalau Pak Bupati dipanggil oleh Mabes Polri," kata Kabag Humas Pemkab Gowa Andi Tenri Tahri di Makassar, Minggu (23/10/2016).

Ia mengatakan, sejak kabar itu berembus beberapa pekan lalu dan kembali hari ini menyebar baik melalui berita maupun sosial media, semuanya tidak benar.

Bahkan dalam pemberitaan media online (dalam jaringan/daring) itu juga tidak mencantumkan identitas yang memberikan keterangan, sehingga sulit untuk dipastikan apa maksud dari penyebaran informasi tersebut.

"Itu hoax. Informasinya juga kan dari sumber anonim. Tidak jelas. Di berita-berita juga tidak ada identitas yang berbicara, hanya informasi saja dibuat jadi berita. Tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya yang seperti itu," katanya.

Tenri membenarkan jika Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan memang sedang tidak berada di Kabupaten Gowa karena sedang berada di Jakarta memenuhi agenda dari Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam).

"Jadi berita itu sama sekali tidak benar. Belum ada pemanggilan untuk Pak Bupati dalam hal yang disebutkan di berita itu," ungkapnya.

Lebih lanjut Tenri juga menjelaskan untuk prosedur pemanggilan kepala daerah harus melalui mekanisme yang telah diatur yakni dengan seizin dari Menteri Dalam Negeri.

"Prosedur pemanggilan bupati untuk diperiksa harus ada izin dari Mendagri. Tapi saat ini memang belum ada sama sekali pemanggilan," ucapnya.

Sebelumnya, diberitakan jika Bupati termuda di Kawasan Timur Indonesia itu dipanggil oleh tim Mabes Polri terkait pembukaan brangkas penyimpanan benda-benda pusaka Kerajaan Gowa yang menjadi polemik beberapa waktu lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gowa

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top