Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Empat WNI Bekas Sandera Abu Sayyaf Diserahkan kepada Keluarga

Kementerian Luar Negeri menyatakan empat WNI yang telah dibebaskan oleh kelompok separatis Filipina, Abu Sayyaf, telah diserahterimakan oleh Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir kepada perwakilan keluarga masing-masing pada Senin (26/9).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 September 2016  |  10:26 WIB
Empat WNI Bekas Sandera Abu Sayyaf Diserahkan kepada Keluarga
Ilustrasi-Empat anak buah kapal korban penyanderaan kelompok Abu Sayyaf tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (13/5). - Antara/M Agung Rajasa

Kabar24.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri menyatakan empat WNI yang telah dibebaskan oleh kelompok separatis Filipina, Abu Sayyaf, telah diserahterimakan oleh Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir kepada perwakilan keluarga masing-masing pada Senin (26/9).

Keempat WNI tersebut adalah Lorens Lagadoni Koten, Teodorus Kopong Koten, dan Emanuel Arakian Maran asal Flores Timur, NTT serta Herman Manggak asal Bulukumba, Sulawesi Selatan.

"Keempatnya tiba di Tanah Air pada Sabtu (24/9) lalu didampingi oleh staf Kementerian Luar Negeri," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, melalui pesan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Selasa.

Sebelum diculik kelompok Abu Sayyaf, keempat WNI merupakan nelayan yang bekerja di kapal ikan Malaysia.

Lorens, Teodorus dan Emanuel diculik di perairan Lahad Datu pada 9 Juli, sedangkan Herman Manggak diculik dari perairan Sandakan pada 3 Agustus lalu.

Iqbal mengatakan bahwa seluruh proses sejak keempatnya diterima secara resmi dari pemerintah Filipina hingga diserahterimakan kepada keluarga, dilakukan sesuai dengan permintaan keluarga.

Dengan pembebasan empat WNI tersebut, saat ini tersisa lima WNI lain yang masih berada di tangan dua kelompok penyandera yang berbeda di Filipina Selatan.

"Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk membebaskan lima WNI lainnya," kata Iqbal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Abu Sayyaf

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top