Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Polisi Tangkap Penghinaan Agama Lewat Facebook

Polisi mengamankan seorang warga yang diduga menyebarluaskan selebaran akun facebook yang berisi penghinaan agama yang diduga menjadi penyebab kerusuhan di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 23 September 2016  |  20:22 WIB
Polisi Tangkap Penghinaan Agama Lewat Facebook
Ilustrasi Facebook - theguardian.com
Bagikan

Bisnis.com, MEDAN -  Polisi mengamankan seorang warga yang diduga menyebarluaskan selebaran akun facebook yang berisi penghinaan agama yang diduga menjadi penyebab kerusuhan di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting di Medan, Jumat (23/9/2016), mengatakan, warga tersebut berinisial HBR (62) penduduk Lingkungan I, Kelurahan Batang Ayumi Jae, Kota Padangsidimpuan.

Dari penyelidikan yang dilakukan, diketahui pelaku mencetak isi akun media sosial tersebut dan menggandakannya di toko foto copy "Sampe Rudang Al Ankola".

Di tempat itu, pelaku menggandakan selebaran akun berisi penghinaan terhadap agama tersebut sebanyak 30 eksemplar.

Setelah itu, selebaran tersebut disebarkan pelaku ke ke 12 warung yang menjadi lokasi berkumpul masyarakat.

Pihak kepolisian masih mendalami motif pelaku dalam menyebarluaskan isi akun media sosial yang berisi penghinaan terhadap agama tersebut.

Polres Tapanuli Selatan masih berkoordinasi dengan Polres Mandailing Natal untuk mengecek isi selebaran tersebut ke desa yang melakukan penyerangan.

Selain berkoordinasi dengan unsur muspida, pihak kepolisian juga mengecek ke seluruh warung yang menerima selebaran tersebut.

Sebelumnya, sekelompok warga dari Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal menyerang warga di Desa Huta Pardomuan, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan pada Senin (17/9) malam sekitar pukul 21.30 WIB, untuk mencari warga yang diduga pemilik akun facebook yang berisi penghinaan terhadap agama.

Namun penyerangan itu diikuti masyarakat Desa Aek Badak Julu, Kecamatan Sayurmatinggi, Tapanuli Selatan ke Desa Huta Pardomuan akibat terprovokasi oleh pergerakan masyarakat Desa Sihepeng, Mandailing Natal Riza Fahriza

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

facebook kerukunan beragama Sidang Kasus Ahok

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top