Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wagub Djarot Klaim Penertiban yang Dilakukan Pemprov DKI Sudah Manusiawi

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat memastikan penertiban yang dilakukan pemerintah provinsi (Pemprov) terukur dan terarah mewujudkan kota lebih manusiawi. Karena itu, warga diharapkan tidak terprovokasi oleh pihak yang menyatakan penertiban di Jakarta tanpa arah yang jelas.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 September 2016  |  03:43 WIB
Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat - Antara
Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur ‎DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat memastikan penertiban yang dilakukan pemerintah provinsi (Pemprov) terukur dan terarah  mewujudkan kota lebih manusiawi. Karena itu, warga diharapkan tidak terprovokasi oleh pihak yang menyatakan penertiban di Jakarta tanpa arah yang jelas.

Menurut Djarot, sedikitnya ada empat tujuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan penertiban, yakni upaya menanggulangi banjir, mengembalikan fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH), mengatasi kemacetan dan menata lingkungan supaya bersih.

"‎Arah penertiban di Jakarta itu, untuk penanganan banjir, mengembalikan fungsi sebagai RTH, penataan kemacetan dan kebersihan lingkungan. Supaya lebih manusiawi," katanya, Sabtu (10/9).

Djarot tidak menampik kalau penertiban yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta beberapa tahun ini cenderung dipolitisir pihak-pihak tertentu. Karena itu, warga Jakarta baik yang terkena penertiban maupun tidak, diharapkan bersabar. Beberapa tahun kedepan, warga sudah bisa melihat Jakarta yang lebih tertib.

"‎Mungkin sekarang ini dirasakan tidak manusiawi. Tetapi kalau dia (warga) bisa beradaptasi, menikmati dan mensyukuri itu, nanti ia akan merasakan," tandasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wagub djarot

Sumber : Berita Jakarta

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top