Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKSEKUSI TERPIDANA MATI: Jaksa Agung Pastikan 3 Nama Ini

Jaksa Agung Muhammad Prasetyo memastikan tiga nama terpidana mati masuk ke dalam hukuman mati gelombang ketiga, yakni Fredi Budiman (Indonesia), Zulfiqar Ali (Pakistan), dan Merry Utami (Indonesia).
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 27 Juli 2016  |  14:42 WIB
EKSEKUSI TERPIDANA MATI: Jaksa Agung Pastikan 3 Nama Ini
Petugas bersenjata berjaga di area dermaga penyeberangan Wijayapura, Cilacap, Jateng, Senin (25/7). - Antara
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA – Jaksa Agung Muhammad Prasetyo memastikan tiga nama terpidana mati masuk ke dalam hukuman mati gelombang ketiga, yakni Freddy Budiman (Indonesia), Zulfiqar Ali (Pakistan), dan Merry Utami (Indonesia).

“Freddy masuk, akan kita eksekusi untuk tahap ketiga. Zulfiqar juga masuk. Meri utami juga masuk,” katanya di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Prasetyo juga menyebut, bahwa total terpidana yang akan dieksekusi berjumlah 14 orang. Saat ini pelaksanaan eksekusi mati sudah pada tahap final. Semua pihak, baik dari kepolisian hingga para terpidana sudah berada pada posisinya masing-masing.

Kedutaan besar dan juga keluarga para terpidana juga sudah diberikan notifikasi. Mengenai waktu pelaksaaan, Prasetyo belum juga menyebutkan dengan jelas.Dia mengaku masih terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak yang terkai dengan pelaksanaan hukuman mati ini.

Namun, dia tidak membantah saat dikonfirmasi pelaksanaan hukuman mati gelombang ketiga akan dilaksanakan akhir pekan ini.

“Mudah-mudahan tidak ada halangan. Kalau semua sudah final, tidak ada yang kami tunda-tunda.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Eksekusi Mati hukuman mati
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top