Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jusuf Kalla Tolak Usulan Menhan Bentuk Lembaga Intelijen Baru

Pemerintah tak berniat menambah atau membentuk lembaga negara baru dalam waktu dekat.
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 14 Juni 2016  |  18:57 WIB
Jusuf Kalla Tolak Usulan Menhan Bentuk Lembaga Intelijen Baru
Wapres Jusuf Kalla - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah tak berniat menambah atau membentuk lembaga negara baru dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi usulan Menteri Pertahanan Ryamirazd Ryacudu untuk membentuk lembaga intelijen baru di bawah Kementerian Pertahanan.

"Belum dibicarakan, tapi saya yakin kita tidak akan butuh banyak lembaga pada dewasa ini,"tegas  Kalla di Kantor Wakil Presiden, Selasa(14/6/2016).

Menurut dia, Kementerian Pertahanan hanya perlu berkoordinasi dengan Badan Intelijen Negara (BIN) agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan. Pembentukkan lembaga baru harus melalui persetujuan pemerintah.

Sebelumnya, Ryamizard menilai pembentukan intelijen di Kementerian Pertahanan itu penting. Dia mengatakan, hampir semua kementerian pertahanan di dunia mempunyai intelijen. 

Menurut dia, adalah sesuatu hal yang lucu jika Kementerian Pertahanan yang merumuskan kebijakan atas Tentara Nasional Indonesia, tidak memiliki agen intelijen sendiri. Maka itu, selain intelijen dalam negeri dan hukum, harus ada lembaga intelijen pertahanan. 

Nantinya, badan intelijen yang dibentuk akan berupa lembaga dan dikelola secara profesional dan berbeda, agar tidak tumpang tindih dengan lembaga yang sudah ada.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jusuf kalla badan intelijen negara
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top