Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Balikpapan akan Ganti Kepala Pegawai yang Tak Inovatif

Pemerintah Kota Balikpapan akan mengganti kepala satuan kerja perangkat daerah yang dinilai tak memiliki kinerja memuaskan dan tak mampu berinovasi sesuai perkembangan ekonomi daerah.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 06 Juni 2016  |  15:34 WIB
Balikpapan - Ilustrasi
Balikpapan - Ilustrasi

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan akan mengganti kepala satuan kerja perangkat daerah yang dinilai tak memiliki kinerja memuaskan dan tak mampu berinovasi sesuai perkembangan ekonomi daerah.

Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengatakan dia sendiri yang akan mengawasi kinerna pegawai negeri sipil dan kepala dinas di lingkungan Pemkot Balikpapan, untuk kemudian diusulkan kepada Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

"Saya tidak punya wewenang untuk mengganti kepala dinas, semuanya ada di bawah perintah wali kota. Tugas saya hanya mengawasi dan mengevaluasi kinerja saja, nanti diusulkan bagaimana ke depannya, apakah diganti atau dipertahankan," jelas Rahmad, Senin (6/6/2016).

Rahmad yang mulai resmi berkantor di Kantor Pemkot Balikpapan sejak seminggu lalu ini juga menyatakan hendak memperluas pola pikir para pegawai negeri sipil di Balikpapan, agar tak hanya bekerja dengan sudut pandang abdi negara, namun juga sebagai pengusaha.

Dia mengatakan pada umumnya saat ini kinerja pegawai negeri sipil hingga tingkat kepala dinas di kota minyak sudah terbilang bagus. Buktinya, banyak penghargaan di berbagai bidang yang diraih Balikpapan saat mereka memimpin satuan kerjanya masing-masing.

"Tapi kan perlu ada peningkatan kapasitas, harus bisa berinovasi juga. Kan kita tidak bisa berdiam di situ-situ saja. Harus ada kualitas yang ditingkatkan," tukas Rahmad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot balikpapan
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top