Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemilik Modal Masih Wait and See

Sikap wait and see para pemilik modal masih terus berlanjut pada tahun ini.
Muhamad Hilman
Muhamad Hilman - Bisnis.com 27 April 2016  |  08:07 WIB
Ilustrasi kawasan industri - Jabarprov.go.id
Ilustrasi kawasan industri - Jabarprov.go.id
Bisnis.com,BEKASI-Sikap wait and see para pemilik modal masih terus berlanjut pada tahun ini.
 
Ketua Forum Investasi Bekasi (FIB) Deddy Harsono menuturkan, investasi saat ini lebih banyak berasal dari perusahaan yang telah eksis di Kabupaten Bekasi, sedangkan para calon investor baru masih wait and see.
 
Kondisi ini, katanya, sudah terjadi sejak tahun lalu dan masih akan berlangsung pada tahun ini. "Pada 2017 nanti investasi baru mulai bergerak lagi, karena pembangunan infrastruktur dan ekonomi daerah mulai bertumbuh," katanya, Selasa (26/04/2016).
 
Untuk tahun ini, katanya, salah satu cara untuk menggerakan ekonomi daerah dengan belanja pemerintah melalui APBN dan APBD.
 
Data realisasi proyek dan total penanaman modal Provinsi Jawa Barat 2014, total investasi di Kabupaten Bekasi mencapai RpRp31,3 triliun. Komposisi investasi berasal dari penanaman modal asing (PMA) Rp24,3 tiliun dan penanaman modal dana negeri (PMDN) Rp6,9 triliun. Adapun total investasi di Kota Bekasi mencapai Rp5,3 triliun yang terdiri PMA Rp371 miliar dari PMDN Rp4,9 triliun.
 
Dalam laporan tersebut, terdapat 5 sektor industri yang mendominasi investasi di Jawa Barat. Kelima sektor tersebut adalah industri kendaraan bermotor dan alat transportasi lain Rp20,4 triliun, perdagangan Rp17 triliun, industri logam, mesin dan elektronika Rp13 triliun, konstruksi Rp13,1 triliun, dan listrik gas dan air yang mencapai total nilai investasi Rp9,6 triliun.
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar saham
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top