Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SUAP REKLAMASI TELUK JAKARTA: Sempat Kabur, Bos Agung Podomoro Land Serahkan Diri

Bos PT Agung Podomoro Land (Tbk) Ariesman Widjaja menyerahkan diri ke Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jumat (1/4/2016) sekitar pukul 19.45 wib.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 01 April 2016  |  23:50 WIB
SUAP REKLAMASI TELUK JAKARTA: Sempat Kabur, Bos Agung Podomoro Land Serahkan Diri
Tersangka kasus suap DPRD DKI Jakarta Ariesman Widjaja (tengah) tiba di Gedung KPK untuk menyerahkan diri, di Jakarta, Jumat (1/4). - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kabar24.com, JAKARTA - Bos PT Agung Podomoro Land (Tbk) Ariesman Widjaja menyerahkan diri ke Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jumat (1/4/2016) sekitar pukul 19.45 WIB.

Ariesman datang didampingi pengacaranya dan penyidik lembaga antirasuah. Saat itu dia mengenakan cardigan warna biru sembari menenteng tas warna putih.

"Benar, tersangka AWJ datang ke sini. Dia didampingi pengacaranya kemudian menemui penyidik," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak, Jumat (1/4/2016).

Dia mengatakan sebelum mendatangi kantor lembaga antirasuah tersebut, Ariesman sempat bersembunyi di kantornya di Jakarta Barat. "Sebelumnya penyidik juga sudah mencari di beberapa tempat untuk mencari AWJ," imbuh dia.

Adapun saat ini penyidik sedang mendalami kasus tersebut. Selain mengamankan bos properti tersebut, penyidik juga menyita sebuah tas milik Ariesman. "Saya belum konfirmasi mengenai isinya, namun yang jelas ada telepon genggam di situ," ucap Yuyuk menambahkan.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap terhadap Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi. Saat itu dia ditangkap bersama dengan GER di pusat pembelanjaan di Kawasan Jakarta Selatan. Dalam operasi tersebut KPK berhasil mengamankan uang senilai Rp1 miliar dan Rp140 juta.

Mohamad Sanusi menerima uang dari Bos Agung Podomoro Land sebanyak dua kali. Suap pertama diberikan pada tanggal 28 Maret 2016 lalu senilai Rp1 miliar rupiah. Uang Rp140 juta yang disita pada operasi tersebut merupakan sisa dari pemberian suap pertama.

Sejauh ini KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait kasus dugaan suap reklamasi teluk Jakarta. Ketiga tersangka tersebut yakni Ariesman Widjaja Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (Tbk) Trinanda Prihantoro, dan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suap REKLAMASI TELUK JAKARTA
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top