Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Setahun Kecelakaan Germanwings, Kerahasiaan Medis Harus Diperlonggar

Para penyidik Prancis menyerukan agar kerahasiaan catatan medis pilot diperlonggar menyusul kecelakaan pesawat Germanwings tahun lalu yang menewaskan seluruh 150 awak dan penumpangnya.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 14 Maret 2016  |  12:50 WIB
Setahun Kecelakaan Germanwings, Kerahasiaan Medis Harus Diperlonggar
Operasi pencarian puing-puing pesawat Germanwings yang jatuh di Pegunungan Alpen, Prancis - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Para penyidik Prancis menyerukan agar kerahasiaan catatan medis pilot diperlonggar menyusul kecelakaan pesawat Germanwings tahun lalu yang menewaskan seluruh 150 awak dan penumpangnya.

Kopilot Andreas Lubitz, yang diperkirakan sengaja menabrakkan pesawat ke pegunungan pada saat itu ternyata sudah diminta dokter untuk diperiksa di rumah sakit jiwa beberapa pekan sebelum kecelakaan.

Seruan itu disampaikan menjelang satu tahun kecelakaan pesawat Germanwings yang terjadi pada 15 Maret 2015.

Namun manajemen Germanwings tidak diberitahu soal tersebut, seperti tertulis dalam laporan akhir tentang kecelakaan tersebut sebagaimana dikutip mirror.co.uk, Senin (14/3/2016).

Lubitz saat itu mengunci pintu ruang kendali ketika pilot utama ke luar sebentar dan menabrakkan pesawat ke tebing di Pegunungan Alpen. Tim penyidik berpendapat bahwa dia menderita depresi berat namun dokter tidak bisa mengungkapkan catatan kesehatannya.

Laporan dari badan penyidik Prancis, BEA, berpendapat kerahasiaan harus seimbang dengan risiko yang dibawa seorang individu atas keamanan umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat terbang germanwings jatuh

Sumber : mirror.co.uk

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top