Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS SURIAH: Arab Saudi Siap Gelar Operasi Melawan ISIS

Seorang jenderal Arab Saudi pada Kamis (4/2/2016) mengatakan negaranya siap ikut dalam operasi darat di Suriah dalam perang melawan anggota IS, demikian laporan stasiun televisi lokal, Al-Arabiya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Februari 2016  |  11:35 WIB
Ilustrasi-Tentara Arab Saudi - Reuters
Ilustrasi-Tentara Arab Saudi - Reuters

Bisnis.com, RIYADH -  Seorang jenderal Arab Saudi pada Kamis (4/2/2016) mengatakan negaranya siap ikut dalam operasi darat di Suriah dalam perang melawan anggota IS, demikian laporan stasiun televisi lokal, Al-Arabiya.

Brigadir Ahmed Asiri, Juru BIcara Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi di Yaman, mengatakan dalam satu wawancara dengan TV Al-Arabiya bahwa Arab Saudi siap bergabung dalam operasi darat dalam koalisi pimpinan AS melawan kelompok IS di Suriah.

Jenderal itu mengatakan negaranya telah menjadi anggota aktif di dalam koalisi anti-IS sejak 2014, dan telah mjelancarkan lebih dari 190 misi udara, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi. Ditambahkannya, untuk mengalahkan kelompok IS, koalisi tersebut perlu menggabungkan operasi udara dengan operasi darat.

Janji itu dikeluarkan setelah dua serangan bom bunuh diri yang ditujukan ke satu masjid Syiah di Kerajaan tersebut pada penghujung Januari sehingga menewaskan dua orang, dan melukai tujuh orang lagi.

Beberapa serangan serupa dicatat tahun lalu, di antaranya diduga dilakukan oleh kelompok IS.

Arab Saudi sekarang telah memimpin koalisi Arab melawan kelompok Syiah Al-Houthi di Yaman dalam upaya memulihkan kekuasaan Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi.

Kerajaan itu pada akhir tahun lalu juga mengumumkan pembentukan koalisi militer yang terdiri atas 34 negara utama Muslim guna memerangi terorisme.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krisis suriah jenewa ISIS

Sumber : ANTARA/XINHUA-OANA

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top