Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kampus di Pakistan Diserang Milisi, Tujuh Orang Tewas

Sebuah univeritas di kawasan utara Pakistan diserang milisi bersenjata sehingga sedikitnya tujuh orang tewas dan 20 lainnya luka-luka. Kendati demikian, masih belum jelas berapa jumlah korban tewas di pihak penyerang maupun dari pihak masyarakat sipil.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 20 Januari 2016  |  15:19 WIB
Kampus di Pakistan Diserang Milisi, Tujuh Orang Tewas
Ilustrasi salah satu kota di Pakistan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Sebuah univeritas di kawasan utara Pakistan diserang milisi bersenjata sehingga sedikitnya tujuh orang tewas dan 20 lainnya luka-luka.

Kendati demikian, masih belum jelas berapa jumlah korban tewas di pihak penyerang maupun dari pihak masyarakat sipil.

Tembakan senjata api dan ledakan bahan peledak terdengar hingga pagi ini waktu setempat dari kampus Bacha Khan University.

"Di dalam kampus dilaporkan masih ada korban tewas hingga berita ini diturunkan dan operasi pengamanan masih berlangsung," ujar Bilal Faizi, seorang juru bicara layanan gawat darurat setempat sebagimana dikutip CNN.com, Rabu (20/1/2016).

Hingga kini juga belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas kejadian itu.

"Dua orang dari pihak penyerang kampus itu ditembak mati oleh aparat keamanan," ujar Saeed Khan Wazir, Deputi Inspektur Jenderal Kepolisian kawasan Mardan Range.

Ada kekhawatiran para penyerang menyandera warga sipil di kompleks kampus tersebut dan menjadikan mereka sebagai tameng .
Tentara Pakistan telah memasuki kampus tersebut, menurut sejumlah saksi mata.

Sedangkan para dosen dan pegawai adminsitratif serta amahasiswa berkumpul di halaman kampus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pakistan
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top