Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ADB Kucurkan US$600 Juta untuk Infrastruktur Filipina

The Asian Development Bank (ADB) menyetujui pinjaman US$600 juta untuk Filipina menyangkut partisipasi sektor swasta dalam investasi infrastruktur.
Anugerah Perkasa
Anugerah Perkasa - Bisnis.com 26 November 2015  |  17:45 WIB
ADB Kucurkan US$600 Juta untuk Infrastruktur Filipina
Proyek infrastruktur
Bagikan
Kabar24.com, JAKARTA -- The Asian Development Bank (ADB) menyetujui pinjaman US$600 juta untuk Filipina menyangkut partisipasi sektor swasta dalam investasi infrastruktur.
 
Pinjaman US$300 juta pertama akan dialokasikan untuk partisipasi swasta yang diperluas dalam investasi infrastruktur melalui promosi Kemitraan Publik Swasta (KPS). Pinjaman kedua, digunakan untuk perubahan kebijakan terkait pendalaman sektor keuangan nonbank guna membuka pendanaan jangka panjang di sektor infrastruktur.
 
"KPS sangat penting untuk pembangunan infrastruktur dan ekonomi berkelanjutan. Reformasi untuk KPS perlu dilanjutkan untuk meningkatkan investasi swasta," kata Juan Luis Gomez, Kepala Spesialis Manajemen Publik Asia Tenggara ADB, dalam rilisnya, Kamis (26/11/2015).
 
Dia menuturkan pinjaman itu akan berguna bagi Filipinan untuk mengejar reformasi kebijakan dan menghilangkan hambatan untuk KPS. Selain itu, paparnya, utang itu juga akan meningkatkan pembiayaan jangka panjang untuk infrastruktur.
 
Pemerintah Filipina diketahui telah membangkitkan kembali progam KPS dan melakukan sejumlah langkah terkait dengan efektivitasnya. Sejumlah tantangan yang dihadapi negara itu a.l. kerangka hukum dan peraturan serta pasar modal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adb ekonomi filipina
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top