Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

GEMPA HALMAHERA BARAT: Gempa Tektonik Susulan Diprediksi Kembali Terjadi. Ini Alasan Tak Perlu Panik

Gempa tektonik susulan diprediksi masih akan terjadi di Halmahera Barat dalam satu atau dua hari ini menyusul gempa pertama pada Sabtu (21/11).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 November 2015  |  09:58 WIB
Ilustrasi - JIBI
Ilustrasi - JIBI

Kabar24.com, TERNATE -- Gempa tektonik susulan diprediksi masih akan terjadi di Halmahera Barat dalam satu atau dua hari ini menyusul gempa pertama pada Sabtu (21/11).

Pengamat gempa bumi Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Maluku Utara, Lutfi Pari menyatakan, gempa diprediksi masih menguncang Kota Ternate dan Halmahera Barat pada beberapa hari ke depan.

"Meski berskala rendah yakni 2-3 Skala Richter (SR), gempa ini termasuk jenis tektonik dengan kekuatan goyangan ke atas ke bawah disertai suara dentuman keras sehingga cukup membuat panik warga," katanya, di Ternate, Minggu (22/11/2015).

Dia mengatakan, tidak hanya berhenti sampai di situ, karena berdasarkan hasil analisis BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, gempa tektonik kategori suam atau beruntun ini akan mengguncang wilayah Maluku Utara, khususnya di Ternate dan Halmahera Barat selama dua bulan ke depan.

Selain itu, faktor penyebab terjadinya gempa bumi adalah karena adanya aktifitas magma di dalam perut bumi serta kemungkinan adanya tektonik di sekitar laut Halmahera Barat yang dipicu oleh aktifitas gunung berapi di sekitar Jailolo.

Sehingga peningkatan magma kemungkinan masih berlangsung. Jadi kemungkinan bisa sampai sebulan atau dua bulan lebih untuk gempa-gempa tipe ini.

Karena itu, Lutfi mengimbau kepada masyarakat, baik di Ternate maupun di Halmahera Barat agar tidak terlalu panik dengan ancaman tersebut.

Sebab gempa yang diprediksi akan terjadi itu tidak berpotensi tsunami, karena kekuatan gempa tersebut tidak sampai pada kekuatan 6 sampai 7 SR, jadi masyarakat diminta tidak panik menghadapi gempa.

Terkait gempa yang terjadi Sabtu, (21/11, pertama kali terjadi pada pukul 12.55 WIT di 28 KM dari Timur Laut Ternate dengan kekuatan guncangan 4,0 SR.

Selanjutnya, pukul 13.18 WIT, gempa kembali terjadi dengan kekuatan 4,7 SR dengan lokasi gempa hampir mendekati gempa awal tadi, kemudian gempa kembali terjadi pada pukul 13.46 Wit dengan kekuatan 4,4 SR terjadi di laut Halmahera Barat.

"Dalam sehari, wilayah kita dilanda gempa sebanyak tiga kali, tetapi tidak berpotensi tsunami karena ini hanya gempa beruntun," kata Lutfi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa bumi halmaherabarat

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top