Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kunker Presiden ke Timur Tengah: Ini Rencana Kerjasama Ekonomi RI-Negara Teluk

Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Timur Tengah bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dengan negara-negara teluk seperti Arab Saudi, Persatuan Emirat Arab dan Qatar melalui kerjasama strategis antara Indonesia dan Gulf Cooperation Council (GCC).
Ilustrasi: Presiden RI Joko Widodo beserta Ibu Negara saat bertolak ke Luar Negeri dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (5/2/2015)./Setpres-Laily
Ilustrasi: Presiden RI Joko Widodo beserta Ibu Negara saat bertolak ke Luar Negeri dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (5/2/2015)./Setpres-Laily

Kabar24.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo akan bertemu sejumlah pihak dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Timur Tengah yang akan berlangsung hingga 15 September mendatang.

Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Timur Tengah bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dengan negara-negara teluk seperti Arab Saudi, Persatuan Emirat Arab dan Qatar melalui kerjasama strategis antara Indonesia dan Gulf Cooperation Council (GCC).

Presiden Jokowi dijadwalkan menerima kunjungan kehormatan Sekjen Gulf Cooperation Council (GCC), di samping menerima kunjungan kehormatan Presiden Islamic Development Bank, di Jeddah, Arab Saudi.

Rilis Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, Jumat (11/9/2015), menyebutkan bahwa dalam kunjungan ini akan ditandatangani sejumlah kesepakatan, antara lain:

Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik, Dinas, dan Khusus antara Indonesia dan Qatar, perjanjian Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang antara Indonesia dan PEA, dan Deklarasi Kehendak Pembentukan Kerjasama Strategis antara Indonesia dan Gulf Cooperation Council.

Selain itu beberapa perusahaan Indonesia juga akan melakukan kesepakatan kerjasama dengan mitranya di tiga negara tersebut.

Perusahaan Indonesia yang akan melakukan kesepakatan tersebut antara lain PT. Pindad, PT. Dirgantara Indonesia dan PT. PAL, disamping juga rencana investasi dari Lulu Hypermarket di Indonesia.

Nilai perdagangan Indonesia dan Arab Saudi pada tahun 2014 mencapai US$ 8,6 miliar dengan nilai investasi di Indonesia mencapai US$ 29,3 juta di paruh pertama tahun 2015.

Sedangkan nilai perdagangan Indonesia dengan Persatuan Emirat Arab (PEA) pada tahun 2014 mencapai US$4,25 miliar dengan nilai investasi PEA di Indonesia mencapai US$ 25,365 juta.

Nilai perdagangan Indonesia dan Qatar pada tahun 2014 tercatat sebesar US$ 1,68 milyar dengan sejumlah investasi di Indonesia seperti kepemilikan saham pada Indosat dan QNB-Kesawan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Akhirul Anwar
Editor : Saeno
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper