Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Implementasi Jaminan Sosial Masih Perlu Perbaikan Signifikan

Jaminan sosial yang berbentuk Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) implementasinya memerlukan berbagai perbaikan secara signifikan.
Yulianisa Sulistyoningrum
Yulianisa Sulistyoningrum - Bisnis.com 11 Agustus 2015  |  14:05 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Peneliti Pusat Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sri Sunarti Purwaningsih mengatakan jaminan sosial yang berbentuk Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) implementasinya memerlukan berbagai perbaikan secara signifikan.

Hal itu diperlukan karena masyarakat belum merasa manfaatnya secara menyeluruh.

Sri mengungkapkan hasil penelitian yang dilakukannya bersama tim terhadap penduduk migran miskin tahun 2009-2011 yang menemukan fakta bahwa pekerja sektor informal cenderung luput dari sasaran peserta jaminan kesehatan yang dibiayai pemerintah.

"Padahal sebagian pekerja sektor informal berada pada posisi borderline atau tidak miskin dan tidak kaya, jadi mudah terperangkap dalam kemiskinan bila terjadi guncangan ekonomi," papar Sri dalam diskusi publik di Media Center kantor LIPI, Jakarta, Selasa (11/8/2015).

Sri juga berpendapat, kerentanan ekonomi pada golongan borderline karena pendapatan yang tidak teratur dan tidak tetap.

"Seharusnya mereka inilah yang juga berhak memerlukan perlindungan khusus dari pemerintah," tambahnya.

Dikatakannya, skema yang dijalankan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) nampaknya masih menghadapi persoalan bagi pekerja sektor informal.

Meskipun mereka mampu membayar premi, namun keterjangkauan terhadap layanan kesehatan masih belum sepenuhnya dapat diatasi.

"Persoalan akses tidak hanya menyangkut keterjangkauan dalam pembiayaan. Tapi kecukupan, keterjangkauan, juga penerimaan pada fasilitas kesehatan yang ditunjuk," katanya.

Oleh karena itu, lanjut Sri, pemerintah harus menemukan langkah tepat dalam mengatasi permasalahan yang berseberangan dengan tujuan awal dari jaminan sosial.

Negara harus mampu membuat rakyatnya merasa aman dan terlindungi melalui jaminan sosial yang terintegrasi dengan kebijakan pelayanan berbasis kerakyatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sjsn badan penyelenggara jaminan sosial
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top