Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

14 Rumah Warga Terhempas Helikopter Presiden

Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dengan menggunakan helikopter Super Puma menimbulkan kerusakan belasan rumah warga.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 05 Juli 2015  |  22:57 WIB
Presiden Joko Widodo saat turun dari helikopter kepresidenan di Desa Majong, Kab. Sindenreng Rappang. - Antara
Presiden Joko Widodo saat turun dari helikopter kepresidenan di Desa Majong, Kab. Sindenreng Rappang. - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dengan menggunakan helikopter Super Puma menimbulkan kerusakan belasan rumah warga.

Jokowi menghadiri peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang unit V yang dikelola PT Pertamina Geothermal Energy (PGE). Presiden memang sering menggunakan helikopter untuk melakukan kunjungan kerja agar lebih hemat waktu.

Sedikitnya ada 14 rumah mengalami rusak bagian atap karena terhempas baling-baling helikopter yang mendarat di dekat area permukiman warga. Rumah warga yang mengalami kerusakan mendapat biaya perbaikan per rumah Rp1.000.000.

Biro Pers Media dan Informasi Istana Kepresidenan menjelaskan Presiden Jokowi berinisiatif melakukan penggantian biaya perbaikan rumah warga tersebut.

"Sehubungan adanya kerusakan ringan pada atap beberapa rumah di lapangan Dipa pada saat pendaratan heli Super Puma rombongan Presiden untuk peresmian PLTP Kamojang, Presiden RI berinisiatif mengganti kerugian yang dialami masyarakat tersebut," begitu bunyi keterangan Biro Pers, Minggu (5/7/2015) malam.

"Panitia Penyelenggara Peresmian PLTP Kamojang telah menyelesaikan penggantian biaya perbaikan kerugiaan tersebut untuk 14 rumah masing-masing Rp1.000.000," ujar pihak Biro Pers Istana.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi PLTP Kamojang
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top