Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRESIDEN JOKOWI: Jangan Takuti Peringatan Hari Buruh

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat agar tidak takut terhadap peringatan Hari Buruh pada 1 Mei 2015 (Mayday), karena kegiatan itu mencerminkan kegembiraan para pekerja.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 30 April 2015  |  19:31 WIB
Presiden Joko Widodo. - Akhirul Anwar
Presiden Joko Widodo. - Akhirul Anwar

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat agar tidak takut terhadap peringatan Hari Buruh pada 1 Mei 2015 (Mayday), karena kegiatan itu mencerminkan kegembiraan para pekerja..

"Jangan takut 1 Mei ada demo buruh, itu ekspresi kegembiraan buruh," kata Presiden Jokowi ketika mencanangkan Program Sejuta Rumah termasuk untuk buruh di Kabupaten Semarang Jawa Tengah, Rabu (28/4/2015).

Presiden menyebutkan berdasarkan laporan dari sejumlah organisasi pekerja memang akan ada buruh yang melakukan aksi pada 1 Mei 2015, seperti aksi jalan kaki dari Bundaran Hotel Indonesia ke depan Istana Merdeka di Jakarta.

"Ya gak papa yang dipenting dijaga agar berlangsung tertib dan aman," kata Presiden dalam acara yang dihadiri sejumlah menteri antara lain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menaker Hanif Dhakiri, Menko Kemaritiman Indroyono Susilo dan Menkes Nila Moeloek.

Hadir pula dalam kesempatan itu sejumlah ketua organisasi pekerja seperti Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Andi Gani Nunawea dan Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal.

Presiden menyebutkan pemerintah serius menyiapkan dan menyediakan rumah untuk para pekerja.

Sementara itu Andi Gani Nunawea memastikan bahwa kondisi 1 Mei 2015 akan aman dan damai.

"Akan aman meski ada aksi tiga juta buruh di seluruh Indonesia dan di Jakarta sekitar 100.000-150.000 buruh. Ini terbesar di dunia," katanya.

Organisasi serikat pekerja juga menjamin tidak akan ada aksi penutupan jalan tol dan bandara.

Sementara itu, Said Iqbal mengatakan ada beberapa daerah yang melarang buruh memperingati hari buruh.

"Tapi Presiden sudah membolehkan sehingga silahkan buruh memperingatinya," katanya.

Sebelumnya Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian PUPR Djoko Mursito menyebutkan pada pencanangan program sejuta rumah, pada tahap I dibangun 22.810 unit rumah.

Saat pencanangan akan dilakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking sebanyak 103.135 unit rumah.

Sisanya setelah pencanangan akan dibangun 205.748 unit.

Djoko menyebutkan program sejuta rumah terdiri atas 603.516 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 396.484 unit rumah untuk non-MBR.

Dari total jumlah MBR, tahap I dibangun sebanyak 331.693 unit, tahap II 98.020 dan tahap III 173.803 unit.

Kegiatan saat pencanangan antara lain peletakan batu pertama pembangunan dua tower rumah susun sewa untuk pekerja/buruh di Kabupaten Semarang dengan kapasitas 184 unit.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi hari buruh mayday

Sumber : Antara

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top