Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Buruh 2015: Jokowi Persilakan Pekerja Rayakan May Day

Presiden Joko Widodo mempersilahkan para buruh di seluruh Indonesia untuk melakukan aksi perayaan dan peringatan hari buruh internasional pada 1 Mei atau yang dikenal dengan May Day.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 30 April 2015  |  00:40 WIB
Presiden Joko Widodo - Reuters
Presiden Joko Widodo - Reuters

Kabar24.com, SEMARANG – Presiden Joko Widodo mempersilahkan para buruh di seluruh Indonesia untuk melakukan aksi perayaan dan peringatan hari buruh internasional pada 1 Mei atau yang dikenal dengan May Day.

Jokowi mengingatkan peringatan May Day tidak perlu dipandang sebagai momok. Menurutnya, hari buruh merupakan ekspresi kegembiraan para buruh.

“Seringkali kita takut pada 1 Mei. Ga usah takut, itu bukan demo, tetapi ekspresi kegembiraan merayakan hari buruh. Jangan takut,” ungkapnya, Rabu (29/4/2015).

Karena itu, Jokowi menginstruksikan kepada seluruh jajaran aparat keamanan untuk mempersilahkan para buruh merayakan peringatan tersebut. “Jadi seluruh Polda, kalau ada yang ingin merayakan silahkan dan dijaga.”

Dalam kesemapatan yang sama, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal mengapresiasi kebijakan Jokowi yang mempersilahkahkan para buruh memperingati Mayday.

Pasalnya, dia menuturkan hingga saat ini di beberapa daerah para buruh mendapat larangan dari aparat keamanan untuk menggelar perayaan.

“Di beberapa daerah masih mendapatkan resistensi oleh aparat keamanan. Tidak boleh menyelenggarakan May Day,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

serikat pekerja mayday
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top