Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HAJI 2015: Rute Penerbangan Diubah, Ini Penjelasannya

Salah satu terobosan yang dirintis Kementerian Agama pada musim haji tahun ini terkait rute penerbangan agar lebih efisien.
Rustam Agus
Rustam Agus - Bisnis.com 17 April 2015  |  08:10 WIB

Kabar24.com, JAKARTA--Upaya penyempuraan dan transparansi pelaksanaan ibadah haji terus dilakukan.

Salah satu terobosan yang dirintis Kementerian Agama pada musim haji tahun ini terkait rute penerbangan agar lebih efisien.

"Sehingga berpengaruh pula pada efisiensi Biaya Perjalanan Ibadah Haji [BPIH]," tutur Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin seperti dikutip laman Kemenag, Rabu (15/4).

Selama ini jamaah haji Indonesia terbagi dalam daua gelombang.

Gelombang pertama mendarat di Jeddah lalu melalui jalur darat menuju Madinah.

Sementara gelombang kedua mendarat di Jeddah langsung ke Makkah, baru menuju Madinah.

Pulangnya, gelombang pertama dari Makkah ke Jeddah lalu ke Tanah Air.

Adapun gelombang kedua dari Madinah ke Jeddah untuk kembali ke Tanah Air.

“Sekarang gelombang pertama langsung ke Madinah sehingga efisiensi bisa dilakukan. Gelombang kedua dari Madinah bisa langsung ke Tanah Air,” jelas Menag.

Kemenag, lanjut Lukman, sudah bertemu dengan sejumlah otoritas di Saudi. "Mudah-mudahan tidak ada kendala."

Selain itu, penyempurnaan yang ditempuh adalah menyediakan makan siang bagi jamaah haji Indonesia selama di Makkah.

“Tahun ini Kementerian Agama akan memberikan satu kali makan dalam sehari kepada jamaah haji Indonesia selama di Makkah,” tutur   Lukman.

Selama ini, Kementerian Agama tidak menyiapkan makan siang bagi jamaah haji Indonesia karena mereka sudah dibekali living cost untuk biaya hidup selama berada di Makkah.

“Selama ini tidak diberi makan. Tahun ini coba beri makan dan waktunya adalah makan siang,” kata Lukman.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ongkos naik haji bpih haji 2015
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top