Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dispenda Kaltim: Jangan Bayar Pajak Kendaraan Lewat Calo

Menyikapi banyaknya keluhan masyarakat terkait lambannya pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kaltim menyebut hal itu akibat ulah para calo.
M. Taufiqur Rahman
M. Taufiqur Rahman - Bisnis.com 09 April 2015  |  14:32 WIB
Dispenda Provinsi Kaltim meminta pembayaran pajak kendaraan jangan lewat calo. - JIBI
Dispenda Provinsi Kaltim meminta pembayaran pajak kendaraan jangan lewat calo. - JIBI

Bisnis.com, SAARINDA – Menyikapi banyaknya keluhan masyarakat terkait lambannya pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kaltim menyebut hal itu akibat ulah para calo.

Dikutip dari laman resmi Pemprov Kaltim, Kamis (9/4/2015), Kepala Dispenda Kaltim Eddy Kuswandi mengatakan pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar saat membayar pajak kendaraan bermotor tidak menggunakan jasa calo atau orang lain selain petugas yang telah dtunjukk melayani masyarakat.
“Imbauan disampaikan, karena banyaknya keluhan masyarakat yang merasa pelayanan pembayaran pajak kendaraan terkesan lambat. Ini karena masyarakat tidak mengurus sendiri pembayaran terebut,” katanya.
Dia menyebutkan saat ini masyarakat tidak perlu ragu ketika membayar pajak kendaraan bermotornya. Sebab, katanya, pelayanan di masing-masing UPTD Dispenda atau kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) terus ditingkatkan.
“Standar Operasional Produk [SOP] sudah ada, jadi kemudahan bagi masyarakat diutamakan. Kami himbau agar tidak gunakan jasa calo atau pihak ketiga,” sebutnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim pajak kendaraan bermotor
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top