ISIS Bebaskan Warga Kristen Assyria

Milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) membebaskan sedikitnya 19 orang umat Kristen di antara 220 tawanan di wilayah timur laut Suriah.
John Andhi Oktaveri | 02 Maret 2015 11:11 WIB
Ilustrasi - ISIS - www.thedailybeast.com

Bisnis.com, JAKARTa— Milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) membebaskan sedikitnya 19 orang umat Kristen di antara 220 tawanan di wilayah timur laut Suriah.

Sebagaimana dikutuip Huffingtonpost, Senin (2/3/2015), berita pembebasan itu membuat warga Kristen Asyiria yang selama ini diculik dan ditawan sedikit merasa lega. Sebagian dari mereka diculik dari desa di sepanjang Sungai Khabur kawsan Provinsi Hassakeh.

Namun kekhawatiran masih menyelimuti ratusan tawanan lainnya.  Pasalnya, ISIS bersedia membebaskan tahanan setelah mendapat sejumlah uang.

Pihak Kristen Assyria mengonfirmasi 16 pria dan tiga perempuan telah dibebaskan dan tiba di Gereja Virgin Mary di kota Hassakeh. Mereka semua dibawa dalam sebuah bus dari Shaddadeh, kota yang dikuasai ISIS.

Mereka yang dibebaskan berumur 50 tahun atau lebih. Hal itu mengindikasikan usia mungkin menjadi faktor pemicu pembebasan para tahanan ISIS.

Assyria merupakan salah satu komunitas Kristen tertua di dunia dan terus tertekan sejak ISIS merajalela di Suriah. Sekitar 1.000 keluarga Assyria diyakini telah meninggalkan tempat tinggal mereka seiring meningkatnya gelombang penculikan.

Sumber : Huffingtonpost.com

Tag : kristen, ISIS
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top