Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Intelijen AS-Inggris Retas Komputer di Sejumlah Negara

AS dan Inggris memanfaatkan agen intelijen mereka untuk meretas komputer di sejumlah negara dengan menggunakan teknologi peretasan yang canggih sebagaimana diungkapkan mantan agen rahasia AS Edward Snowden.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 28 Januari 2015  |  09:11 WIB

Kabar24.com, JAKARTA - AS dan Inggris memanfaatkan agen intelijen mereka untuk retas komputer di sejumlah negara dengan menggunakan teknologi peretasan yang canggih sebagaimana diungkapkan mantan agen rahasia AS Edward Snowden.

Menurut para peneliti keamanan perusahaan peranti lunak Kaspersky Lab, sebagian besar kode itu cocok dengan apa yang sebelumnya ditemukan di sejumlah komputer sebagaimana diberitakan sebuah majalah di Jerman.

Komputer-komputer tersebut telah terinfeksi Regin, seperangkat alat peretas yang terungkap pada November lalu.

Peneliti Lead Kaspersky, Costin Raiu mengatakan program peretasanlewat keyboard komputer yang disebut Qwerty dilakukan melalui Regin. Para agen negara Barat menggunakan Regin selama satu dekade terakhir.

"Kelompok penyerang menggunakan program Regin menurut kesimpulan kami,” ujar Raiu sebagaimana dikutip Reuters, Rabu (28/1/2015).

Majalah Jerman Der Spiegel dan sejumlah media lainnya melaporkan sebelumnya bahwa  Regin juga digunakan untuk meretas perusahaan telekomunikasi Belgia, Belgacom.

Menurut Snowden, aksi itu bertujuan untuk memata-matai telepon seluler di Eropa.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

intelijen edward snowden

Sumber : Reuters

Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top