Zona Euro Akhirnya Deflasi

Apa yang dicemaskan banyak pihak akhirnya terjadi. Jelang rapat Dewan Gubernur (DG) European Central Bank (ECB) yang dimulai 7 Januari 2015, zona euro terjerembab ke jurang deflasi.
Arys Aditya | 07 Januari 2015 20:35 WIB

Kabar24.com, FRANKFURT--Apa yang dicemaskan banyak pihak akhirnya terjadi. Jelang rapat Dewan Gubernur (DG) European Central Bank (ECB) yang dimulai 7 Januari 2015, zona euro terjerembab ke jurang deflasi.

Resesi Eropa diperkirakan terus berlanjut sepanjang 2015.

Eurostat, Kantor Statistik Uni Eropa, mengumumkan inflasi kawasan pada Desember 2014 menyentuh -0,2% atau terparah sejak 2009.

Inflasi sektor jasa yang mencapai 1,2% tidak mampu membendung penurunan harga komoditas energi yang terkontraksi hingga 6,3%.

Kepala Ekonom Berenberg Bank Holger Schmieding mengungkapkan deflasi zona euro di pengujung 2014 akan membawa dampak buruk sepanjang 2015.

"Selamat datang deflasi. Bahkan tanpa menghitung bahaya deflasi nantinya, ECB sudah dapat dikatakan gagal," katanya, Rabu (7/1).

Schmieding menambahkan ECB tidak perlu menunggu lebih lama lagi untuk meluncurkan operasi stimulus skala penuh untuk merespons merosotnya inflasi regional.

Pasalnya, spiral deflasi area euro akan membawa risiko melorotnya pertumbuhan kawasan yang sudah tertatih-tertatih sejak sepanjang 2014.

Jonathan Loynes, Kepala Ekonom Capital Economics, menuturkan ECB terlalu banyak membuang waktu untuk memperdebatkan perlu tidaknya suntikan stimulus.

Saat ini, tambahnya, pasar tidak lagi menunggu upaya ECB dan sudah mulai bereaksi.

Tag : deflasi, zona euro
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top