Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GREXIT: Ekonomi Eropa Berpotensi Gagal

Ekonom menjabarkan rumor Grexit membuktikan segala upaya untuk membuat perekonomian Eropa pulih itu telah gagal.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 07 Januari 2015  |  04:30 WIB
GREXIT: Ekonomi Eropa Berpotensi Gagal
Gejolak Yunani belakangan ini kembali menghancurkan sentimen positif investor. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, BOSTON--Ekonom menjabarkan rumors Grexit membuktikan segala upaya untuk membuat perekonomian Eropa pulih itu telah gagal.

Presiden Emeritus Biro Riset Ekonomi Nasional AS dan Guru Besar Ekonomi Harvard University Martin Feldstein menilai segala upaya otoritas moneter akan sia-sia.

"Krisis euro tidak akan bisa diselesaikan, bahkan dengan quantitative easing (QE) skala penuh yang direncanakan oleh European Central Bank (ECB)," tegas Feldstein ujarnya dalam annual meeting AEA di Boston, Selasa (6/1/2015).

Feldstein yang telah sejak lama mengkritik proyek euro mengatakan satu-satunya cara membuat negara-negara area euro kembali stabil adalah mengembalikan otonomi fiskal masing-masing anggotanya.

Sehingga, lanjutnya, negara di area euro secara individu bisa memangkas pajak pertambahan nilai (PPN) selama minimal 5 tahun ke depan demi menggenjot pengeluaran konsumen.

Profesor Ekonomi Harvard University Jeffrey Frankel menyatakan investor global sejatinya telah mulai mempercayai pasar Eropa setelah krisis utang 2011 dan bertahun-tahun berkutat dalam pemulihan ekonomi.

Namun, gejolak Yunani belakangan ini kembali menghancurkan sentimen positif investor sehingga berpotensi besar menerbangkan yield obligasi pemerintah negara-negara Benua Biru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi eropa
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top