Travel Advice Australia dan Amerika Serikat. Kemlu: Tak Gambarkan Level Ancaman

Travel advice yang dikeluarkan Pemerintah Australia dan Pemerintah Amerika Serikat merupakan hal yang biasa dilakukan sebagai anjuran untuk memperingatkan warganya.
Dara Aziliya | 07 Januari 2015 23:12 WIB
Ilustrasi

Kabar24.com, JAKARTA – Kementerian Luar Negeri RI menilai biasa peringatan perjalanan atau travel advice yang beberapa waktu lalu dikeluarkan Pemerintah Australia dan Pemerintah Amerika Serikat untuk warganya.

Seperti diketahui, travel advice tersebut dimuat di situs resmi pemerintah Australia dan AS pada 3 Januari lalu.

Berbagai spekulasi beredar, termasuk mengenai potensi penyerangan terhadap warga asing di Surabaya oleh ISIS dan terkait dengan musibah AirAsia QZ8501.

Juru bicara Kemlu RI Arrmanatha Nasir mengungkapkan bahwa pengumuman travel advice itu memang diberikan karena pihak Kedubes kedua negara mendapat suatu informasi, namun hal ini sudah biasa dilakukan.

“Ini bukan artinya ada ancaman. Khusus Australia, mereka mengatakan travel advice memang suatu kewajiban. Travel advice juga tidak menggambarkan level ancaman di Indonesia,” katanya di Jakarta, Rabu (7/1).

Arrmanatha menjelaskan bahwa Indonesia juga beberapa kali memberikan travel advice, termasuk saat ada ketegangan di Australia beberapa waktu lalu.

Dia mengaku, saat kedua Kedubes tersebut mengeluarkan travel advice, Kemlu langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan khususnya Polri dan BIN, dan memang terbukti tidak ada ancaman spesifik.

Tag : kedubes as
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top