Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SAAN MUSTOPA: 55% Anggota DPR Dukung Perppu Pilkada

Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustopa menjamin seluruh anggota fraksi partainya di DPR akan menerima Perppu Pilkada dan akan melakukan komuniaksi politik lintas partai untuk memperjuangkan sikap tersebut.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 05 Desember 2014  |  15:36 WIB
SAAN MUSTOPA: 55% Anggota DPR Dukung Perppu Pilkada
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustopa menjamin seluruh anggota fraksi partainya di DPR akan menerima Perppu Pilkada dan akan melakukan komuniaksi politik lintas partai untuk memperjuangkan sikap tersebut.

“Saya jamin Fraksi Partai Demokrat akan berjuang agar Perppu bisa diterima DPR dan kami siap membangun komunikasi dengan partai lain,” ujarnya di Gedung DPR, Jumat (5/12/2014).

Menurut hitungan anggota DPR tersebut, dukungan terhadap peraturan pemerintah penggaanti undang-undang itu terus meningkat mengingat sejumlah anggota partai lain tidak sejalan dengan kebijakan partai. Dia meyakini tidak semua Fraksi Partai Golkar akan menolak Perppu meski Munas partai itu merekomendasikan untuk menolak produk legislasi yang dikeluarkan Presiden susilo Bambang yudhoyono tersebut.

Saan memperkirakan sedikitnya 307 anggota DPR mendukung Perppu dari 560 anggota atau 55%. Bahkan dia optimistis dukungan tersebut terus terus bertambah dengan adanya sejumlah pergantian anggota DPR melalui Pergantian Antar Waktu (PAW).

Namun demikian, Saan tidak berkomentar ketika ditanya apakah dengan pilihan itu Partai Demokrat keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) dan bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

partai demokrat Perppu Pilkada
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top