HATI-HATI, Kendaraan dengan Atribut TNI Bakal Dirazia

Jajaran Polisi Militer (PM) Danpom VII/5 Wirabuana Kendari, Sulawesi Tenggara merazia kendaraan pribadi maupun dinas yang menggunakan atribut TNI.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 02 Desember 2014  |  10:25 WIB
HATI-HATI, Kendaraan dengan Atribut TNI Bakal Dirazia
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, KENDARI - Jajaran Polisi Militer (PM) Danpom VII/5 Wirabuana Kendari, Sulawesi Tenggara merazia kendaraan pribadi maupun dinas yang menggunakan atribut TNI.

Komandan pelaksana Operasi Tatatertib dan Disiplin Danpom VII/5 Kendari, Kapten CPM La Adu di sela-sela kegiatan operasi di Kendari, Selasa, mengatakan pemeriksaan bagi setiap kendaraan yang melintas di jalan dengan menggunakan atribut militer merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun.

"Operasi pemeriksaan atribut TNI ini dilakukan serentak di seluruh wilayah di Tanah Air. Tujuannya adalah untuk memberi pemahaman kepada masyarakat agar tidak menggunakan tanda-tanda militer pada bukan tempatnya," ujarnya.

Kegiatan pemeriksaan atribut militer di Kota Kendari dilakukan di jalan utama Ahmad Yani menuju kawasan simpang empat Wuawua itu, dengan menjaring beberapa kendaraan pribadi yang kedapatan memasang atribut TNI berupa stiker yang bertuliskan Polisi Militer.

Ada juga yang memasang di plat kendaraan pribadi mereka dengan logo TNI-AD dan atribut polisi yang dianggap dilarang.

Selain atribut di kendaraan, aparat Polisi Militer berhasil menahan beberapa orang pengendara roda dua maupun roda empat yang kedapatan menggunakan celana dan jaket loreng.

Oknum masyarakat yang menggunakan celana dan jaket loreng, dengan terpaksa harus menanggalkan atribut tanpa ada kompromi oleh aparat PM.

"Tidak ada pengecualian bagi setiap orang yang menggunakan atribut loreng, baik itu sebagai keluarga TNI maupun bukan petugas tidak diperkenankan menggunakan atribut.

Terkait masalah sanksi bagi warga masyarakat yang menggunakan atribut TNI, La Adu mnegatakan sepanjang mereka mau menanggalkan atribut yang terpasang setiap kendaraannya maka tidak diperlusit.

Tetapi bila ada oknum masyarakat maupun oknum TNI yang merasa kebaratan bila atribut yang digunakan itu tetap dipertahankan, maka pihaknya akan melakukan proses sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hingga berita ini dibuat, operasi penertiban dan pemeriksaan atribut TNI oleh aparat PM, tidak berlangsung lama walaupun mengundang perhatian bagi masyarakat yang kebetulan melintas di jalan utama tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
razia, tni

Sumber : Antara

Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top