Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kinerja Ekspor Thailand Memburuk

Kinerja ekspor Thailand tahun ini kian memburuk setelah performa serupa terjadi pada tahun lalu, mengindikasikan pemerintahan yang kini dikuasai militer harus berupaya lebih baik menggenjot ekspor di penghujung 2014.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 17 November 2014  |  19:50 WIB

Bisnis.com, BANGKOK - Kinerja ekspor Thailand tahun ini kian memburuk setelah performa serupa terjadi pada tahun lalu, mengindikasikan pemerintahan yang kini dikuasai militer harus berupaya lebih baik menggenjot ekspor di penghujung 2014.

Padahal, eskpor merupakan sumber kehidupan utama Thailand dalam dua dekade terakhir, menyumbang hingga 70% terhadap total produk domestik bruto (PDB). Data bank sentral mencatat ekspor jatuh pada 6 dari 9 bulan pertama tahun ini.

Ekspor Thailand akan semakin tertinggal dari kinerja yang ditunjukkan negara-negara kawasan seperti Vietnam, Malaysia, dan Filipina. Teknologi kita sudah usang, dan banyak persoalan struktural lain yang belum dibenahi, ungkap ekonom Credit Suisse Group AG, Santitarn Satirathai, Senin (17/11/2014).

Santitarn menambahkan, jika ekpor Thailand tak kunjung menunjukkan kinerja baik, ke depannya akan sulit bagi negara tersebut untuk menarik investasi langsung asing (foreign direct investment/FDI).

Sebelumnya, nilai ekspor Vietnam dan Filipina tidak pernah mampu melampaui Thailand. Namun ekspor kedua negara itu kian cemerlang, di saat Thailand harus terlebih dahulu menyelesaikan persoalan ketidakstabilan politik dalam negeri.

Adapun, selama 2002-2012 lalu ekspor Thailand tumbuh rata-rata 13% setiap tahun. Keterpurukan ekspor dinilai menjadi penyebab utama perlambatan ekonomi kuartal III yang tumbuh 0,6% (year-on-year), melambat dari kuartal sebelumnya 1,1% sekaligus lebih rendah dari estimasi ekonom 1,5%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Krisis Thailand

Sumber : Bloomberg

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top