Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pameran Otomotif Surabaya: Target Transaksi Tumbuh 10%

Ajang Pameran Otomotif Surabaya (POS) yang rencananya digelar pada 29 Oktober 2 November 2014 di Grand City Surabaya ditargetkan ada pertumbuhan transaksi penjualan kendaraan antara 5%-10% dari tahun lalu.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 14 Oktober 2014  |  16:43 WIB
Pameran Otomotif Surabaya: Target Transaksi Tumbuh 10%
/Bisnis

Bisnis.com, SURABAYA – Ajang Pameran Otomotif Surabaya (POS) yang rencananya digelar pada 29 Oktober – 2 November 2014 di Grand City Surabaya ditargetkan ada pertumbuhan transaksi penjualan kendaraan antara 5%-10% dari tahun lalu.
 
Lia Indriasari, General Manager Divisi Trade Fair and Automotive Event Dyandra Promosindo, mengatakan tahun ini peminat kendaraan bermotor di Surabaya diperkirakan semakin tinggi, terutama untuk mobil jenis multi-purpose vehicle (MPV) dan Sport Utility vehicle (SUV).
 
“Tahun lalu karakteristik mobil yang dicari calon pembeli adalah mobil LCGC [low cost green cost], tapi tahun ini cenderung ke MPV dan SUV,” katanya dalam konferensi pers POS, di Surabaya, Selasa (14/10/2014).
 
Dia memaparkan, ajang POS pada 2010 terjadi transaksi penjualan mobil dari para agen pemegang merek (APM) yakni Rp91 miliar, sedangkan pada 2013 tercatat transasksi penjualan hingga Rp294 miliar dengan jumlah pengunjung sekitar 48.000 orang.
 
Meski ada pertumbuhan baik transaksi maupun jumlah APM yang mengikuti pameran, tetapi pada APM untuk kendaraan niaga justru mengalami penurunan peserta.
 
Pada POS 2013 ada 12 merek kendaraan penumpang yang menjadi peserta pameran dan tahun ini ada 14 merek. Sementara pada kendaraan niaga atau komersial tahun lalu ada 4 merek, dan kini hanya 2 merek yang menjadi peserta.
 
“Adanya penurunan peserta di segmen kendaraan niaga ini karena disebabkan oleh banyak faktor ekonomi, termasuk faktor politik dengan adanya pemilu kemarin,” imbuhnya.
 
Lia menambahkan, meski begitu para APM optimistis bisa mendongkrak penjualan mobil melalui pameran tersebut, karena berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sampai akhir 2014 target produksi mobil mencapai 1,25 juta unit, dengan penjualan.
 
“Tidak menutup kemungkinan target penjualan akan melebihi target produksi,” imbuhnya.
 
Adapun perusahaan otomotif yang mengikuti ajang pameran tersebut di antaranya seperti  Abarth asal Itali, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, Honda, Hyundai, KIA, Mitsubishi Motors, Mini Cooper, Nissan, Toyota, dan Renault.
 
Sedangkan kendaran komersial di antaranya, Hino dan Isuzu. Selain itu, ada 30 perusahaan pendukung otomotif yakni Hurricane, Llumar, Skeleton, serta 15 IKM komponen otomotif Jawa Timur, 5 Mitra Astra, dan 5 peserta komunitas otomotif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pameran otomotif medan pameran mobil
Editor : Rustam Agus

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top