MTI Bali Desak Penyelesaian 17 Koridor Trans Sarbagita

Masyarakat Transportasi Indonesia Wilayah Bali mendesak pemerintah daerah Denpasar, Gianyar, Tabanan, dan Badung menyelesaikan pembangunan 17 koridor Trans Sarbagita.
Feri Kristianto | 02 September 2014 13:01 WIB
Trans Sarbagita - Facebook

Bisnis.com, DENPASAR -- Masyarakat Transportasi Indonesia Wilayah Bali mendesak pemerintah daerah Denpasar, Gianyar, Tabanan, dan Badung menyelesaikan pembangunan 17 koridor Trans Sarbagita.

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bali I Made Rai Ridharta mengatakan pembangunan seluruh koridor akan membantu mengatasi ancaman kemacetan di kawasan Bali Selatan.

"Minimal pemerintah menyelesaikan rencana yang ada sekarang, agar kebutuhan masyarakat untuk transportasi publik segera teratasi," ujarnya, Selasa (2/9/2014).

Dia menambahkan pembangunan seluruh koridor itu akan membantu menghubungkan seluruh kawasan di Bali Selatan.

Rai juga menyoroti kesan setengah hati pemerintah daerah yang tak kunjung memenuhi sejumlah 400 unit bus untuk seluruh koridor.

Trans Sarbagita merupakan armada Bus Rapid Transportation (BRT) yang dibangun untuk melayani wilayah Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan.

Hingga saat ini dari seluruh kebutuhan, baru terbangun 2 koridor.

Koridor satu melayani rute kawasan Batu Bulan Kabupaten Gianyar-Nusa Dua Kabupaten Badung, dan koridor dua rute dalam Kota Denpasar menuju Nusa Dua.

Sementara jumlah armada untuk dua koridor itu baru mencapai 25 unit bus.

Padahal idealnya satu koridor minimal dilayani 15 unit bus. Rencananya pemerintah pusat akan memberikan tambahan bantuan 30 unit bus.

Rai meminta pemerintah tidak berdalih masalah anggaran untuk menyediakan seluruh infrastruktur tersebut.

"Pendekatannya bukan finansial, tetapi ekonomi. Artinya ada efek lain bukan hanya untuk rugi kalau macet seperti udara, stres, waktu dan itu semua bisa dihitung," tegasnya.

 

Tag : bali, mti, Trans Sarbagita
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top