Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS UKRAINA: AS Tuduh Rusia Berbohong Soal Keberadaan Pasukannya

Amerika Serikat secara terbuka menuduh Rusia telah melakukan kebohongan yang nyata terkait keberadaan pasukan negara itu di Ukraina beberapa jam setelah NATO menyatakan lebih dari 1.000 pasukan tempur negara itu berada di Ukraina.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 29 Agustus 2014  |  09:29 WIB
 Presiden Rusia Vladimir Putin - Reuters
Presiden Rusia Vladimir Putin - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Amerika Serikat secara terbuka menuduh Rusia telah melakukan kebohongan yang nyata terkait keberadaan pasukan negara itu di Ukraina beberapa jam setelah NATO menyatakan lebih dari 1.000 pasukan tempur negara itu berada di Ukraina.

Duta Besar AS untuk PBB, Samatha Power mengatakan bahwa mitranya dari Rusia, Vitaly Churkin telah berbohong terkait keberadaan pasukan regular Rusia di wilayah Ukraina.

"Rusia datang ke depan Dewan ini untuk mengatakan segalanya kecuali sebuah kebenaran. Rusia telah berdusta, sebuah kebohongan yang sangat nyata,” ujar Power dalam pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB sebagaimana dikutip Aljazeera.com, Jumat (29/8/2014).

Namun demikian, Duta Besar Rusia untuk PBB Vitaly Churkin menolak tuduhan Rusia dan menyatakan bahwa mereka yang masuk ke Ukraina merupakan relawan. Dia juga mengingatkan AS agar tidak mencampuri urusan dalam negeri Ukraina.

"Tahan ambisi geopolitk Anda. Bukan hanya pada negara tetangga Rusia, namun juga terhadap banyak negara di dunia,” ujarnya.

Sebelumnya Presiden AS Barack Obama mengatakan akan memperketat sanksi ekonomi terhadap Rusia. Pasalnya, intervensi negara itu terhadap UIkraina tidak bisa ditolerir meski negara tersebut membantahnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Invasi Crimea Krisis Ukraina

Sumber : aljazeera.com

Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top