Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kompolnas Dipanggil Bareskrim, IPW Nilai Polri Arogan

Indonesia Police Watch (IPW) menilai Kepolisian Republik Indonesia saat ini semakin arogan dan tidak bisa dikritik lagi oleh masyarakat.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 27 Agustus 2014  |  09:58 WIB
Kompolnas Dipanggil Bareskrim, IPW Nilai Polri Arogan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- Indonesia Police Watch (IPW) ‎menilai Kepolisian Republik Indonesia saat ini semakin arogan dan tidak bisa dikritik lagi oleh masyarakat.

Penilaian tersebut dilontarkan Ketua Presidium IPW Neta S. Pane menyusul adanya pemanggilan terhadap Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala ke Bareskrim Polri kemarin (26/8/2014).

Adrianus sempat diperiksa Bareskrim Polri terkait dengan pernyataannya di salah satu stasiun televisi swasta yang menyebut ATM Polri pada saat menanggapi kasus AKBP MB yang menjadi tersangka suap bandar judi di Bandung, Jawa Barat.

"Kasus kriminalisasi pada Adrianus menunjukkan‎ bahwa elite-elite Polri makin arogan," tutur Neta dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (27/8/2014).

‎IPW menambahkan, dengan dipanggilnya Komisioner Kompolnas ke Bareskrim Polri, sudah menunjukkan bahwa keberadaan Kompolnas untuk mengawasi Polri tidak lagi dihargai.

"Elite Polri juga tidak lagi peduli bahwa Adrianus pernah menjadi staf ahli Kapolri untuk tiga‎ Kapolri," kata Neta.

IPW berharap Ketua Kompolnas Djoko Suyanto dapat segera turun tangan dan menjadi penengah antara Polri dan Kompolnas agar konflik keduanya tidak berkepanjangan. 

"‎Untuk itu, Menko Polhukam sebagai Ketua Kompolnas harus segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kompolnas
Editor :
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top