Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS GAZA: SBY Komunikasi dengan Presiden Palestina

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan telah berkomunikasi dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas melalui saluran telepon pada Minggu, menyampaikan dukungan dan juga pandangan Indonesia atas krisis di Gaza.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 Juli 2014  |  20:15 WIB
KRISIS GAZA: SBY Komunikasi dengan Presiden Palestina
Suasana di Palestina usai serangan udara Israel -

Bisnis.com, JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan telah berkomunikasi dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas melalui saluran telepon pada Minggu (20/7/2014), menyampaikan dukungan dan juga pandangan Indonesia atas krisis di Gaza.

"Tadi saya berkomunikasi dengan Presiden Mahmud Abbas, sedang dalam perjalanan menuju Qatar karena sebentar lagi akan ada pertemuan di sana," kata Presiden saat menyampaikan sambutan pada acara silaturahmi dan buka puasa yang dihadiri kedua pasangan capres-cawapres di Istana Negara, Minggu (20/7/2014) seperti dikutip Antara.

Yudhoyono mengatakan dalam pembicaraan dengan Presiden Abbas disampaikan bahwa Indonesia prihatin dengan kondisi yang terjadi saat ini di Palestina dan mendorong segera adanya gencatan senjata, penghentian aksi saling balas menyerang dan memberikan peluang bagi bantuan kemanusiaan.

Sementara itu, Menlu Marty Natalegawa mengatakan komunikasi Presiden Yudhoyono dengan Presiden Abbas menegaskan komitmen Indonesia untuk membantu mengatasi masalah yang dihadapi Palestina.

"Bapak Presiden menyatakan dukungannya terhadap upaya-upaya dari Presiden Mahmud Abbas untuk menghentikan kekerasan dan juga agar masyarakat internasional memberikan bantuan kemanusiaan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gaza jalur gaza

Sumber : Antara

Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top