Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Malaysian Airline Incar Armada Baru

Malaysian Airline System (MAS) tengah membahas rencana pembelian pesawat baru setelah hilangnya penerbangan MH370 tiga bulan lalu membuat penumpang lari dan nama besar maskapai tercoreng.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 27 Juni 2014  |  01:16 WIB
Malaysian Airline Incar Armada Baru
Malaysia Airlines - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA– Malaysian Airline System (MAS) tengah membahas rencana pembelian pesawat baru setelah hilangnya penerbangan MH370 tiga bulan lalu membuat penumpang lari dan nama besar maskapai tercoreng.

Direktur Eksekutif Malaysia Airline Ahmad Jauhari Yahya mengatakan pembelian armada baru tidak akan mempengaruhi komposisi armada yang sudah ada saat ini.

“Rencana rencana pembelian armada baru baru tiba di tahap pengkajian,” katanya di Kelana Jaya, Kuala Lumpur, Kamis (26/6/2014) seperti dikutip Bloomberg.

Setelah hilangnya penerbangan MH370 dengan total 239 penumpang di dalamnya, Malaysian Airline juga kehilangan penumpangnya, terutama untuk rute Beijing-Kuala Lumpur. Maskapai negara ini kemudian merencanakan membeli 100 armada dengan berbagai model dari Airbus Group NV dan Boeing Co.

Pada Mei 2014, jumlah penumpang Malaysian Air turun 4% dari bulan yang sama tahun sebelumnya, dengan jumlah kursi terisi hanya 68,9%. Tahun lalu, total jumah kursi terisi pada periode ini adalah 78,4%.

Analis Malayan Banking Bhd, Mohshin Aziz menyampaikan sebaiknya Malaysian Air lebih fokus pada cara untuk mempertahankan eksistensinya, daripada merencanakan ekspansi.

“Untuk ke luar dari situasi saat ini, mereka  mungkin harus menyusutkan komposisi terlebih dahulu agar bisa tumbuh. Hentikan saja penerbangan ke Eropa dan Asia Utara, hanya fokus pada penerbangan jarak pendek-menengah,” kata Aziz.

Pada kuartal I/2014 lalu, situs berita online Malaysia, thestar melaporkan Malaysian Airline mengalami kerugian sebesar RM443,39 juta atau sekitar US$137 juta/ pada kuartal I/2013, kerugian maskapai ini adalah RM278,82 juta atau setara dengan US$86,65 juta. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysian airlines Malaysia Airlines Ditemukan

Sumber : Bloomberg

Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top