Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

STANLEY FISCHER, Senat AS Restui Mantan Gubernur Bank Sentral Israel Jadi Dewan The FED

Senat Amerika Serikat pada Rabu menyetujui Stanley Fischer, mantan gubernur bank sentral Israel, sebagai anggota dewan Federal Reserve.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Mei 2014  |  06:43 WIB
Stanley Fischer, mantan Gubernur Bank Sentral Israel.  - reuters
Stanley Fischer, mantan Gubernur Bank Sentral Israel. - reuters

Bisnis.com, WASHINGTON - Senat Amerika Serikat pada Rabu menyetujui Stanley Fischer, mantan gubernur bank sentral Israel, sebagai anggota dewan Federal Reserve.

Senat menegaskan pencalonan Fischer dengan perolehan suara 68 terhadap 27, dengan semua penentangan dari Partai Republik, lapor Xinhua.

Langkah ini akan memastikan bahwa dewan Federal Reserve memiliki setidaknya empat anggota setelah anggota dewan gubernur Fed saat ini Jeremy Stein meninggalkan posnya pada 28 Mei mendatang untuk kembali mengajar di Harvard University.

Fischer, 70, yang memiliki kewarganegaraan ganda Amerika Serikat dan Israel, masih memerlukan pemungutan suara lain yang terpisah untuk disetujui sebagai wakil ketua The Fed, tetapi waktu pemungutan suara berikutnya belum diputuskan.

Presiden AS Barack Obama pada Januari menominasikan Fischer untuk bergabung dengan dewan Federal Reserve dan menjabat sebagai wakil ketuanya.

Fischer menyatakan dukungannya untuk jalan kebijakan moneter saat ini dan menekankan peran bank sentral dalam memastikan stabilitas keuangan selama uji kelayakan di hadapan Komite Perbankan Senat 2 bulan lalu.

Sebagai seorang bankir bank sentral veteran dan seorang ekonom berpengaruh, Fischer secara luas diperkirakan akan memperoleh persetujuan Senat baik sebagai anggota dewan Fed dan sebagai wakil ketua bank sentral.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

the federal reserve

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top