Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS THAILAND: Berlakukan Kondisi Darurat, Militer Bantah Lakukan Kudeta

Kondisi darurat itu diklaim pihak militer diberlakukan untuk memulihkan ketertiban setelah negeri itu digoyang aksi unjuk rasa yang membuat pemerinthan tidak berfungsi secara semestinya.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 20 Mei 2014  |  12:51 WIB
Jenderal Prayuth Chan-ocha - Reuters
Jenderal Prayuth Chan-ocha - Reuters

Bisnis.com, BANGKOK – Pihak militer Thailand memberlakukan keadaan darurat di seluruh wilayah negeri itu, Selasa (20/5/2014).

Kondisi darurat itu diklaim pihak militer diberlakukan untuk memulihkan ketertiban setelah negeri itu digoyang aksi unjuk rasa yang membuat pemerinthan tidak berfungsi secara semestinya.

Meski memberlakukan keadaan darurat, militer Thailand membantah hal itu sebagai sebuah kudeta.

Pejabat pemerintah dan militer menyebutkan bahwa pasukan militer melakukan patroli di jalan-jalan di Bangkok, sementara pemerintahan sementara yang dijalankan pendukung mantang perdana menteri yang mengasingkan diri Thaksin Shinawatra bertahan di kantor pemerintahan.

Sebelumnya, pihak kementerian tidak diinformasikan soal rencana pihak militer sebelum pengumuman kondisi darurat disampaikan melalui televisi pada Senin, pukul 3 pagi waktu setempat.

Pimpinan militer Jenderal Prayuth Chan-ocha mengatakan militer mengambil alih keamanan publik karena protes kekerasan yang telah merenggut nyawa dan menyebabkan kerusakan.

Hampir 30 orang tewas sejak aksi protes dimulai pada November tahun lalu .

"Kami khawatir kekerasan ini bisa membahayakan keamanan negara secara umum. Oleh karena itu, dalam rangka memulihkan hukum dan ketertiban negara, kami telah menyatakan darurat militer," kata Prayuth .

"Saya meminta semua kelompok aktivis untuk menghentikan seluruh kegiatan dan bekerja sama dengan kami dalam mencari jalan keluar dari krisis ini," lanjut Prayuth.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Krisis Thailand

Sumber : Reuters

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top