Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS UKRAINA: Separatis Bebaskan Satu Tawanan Pemantau Militer Eropa

Kelompok separatis pro Rusia yang menahan tim pemantau militer Eropa di wilayah timur Ukraina kemarin membebaskan salah seorang dari mereka karena alasan medis kemarin, menurut sejumlah pejabat dua pihak yang bersengketa.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 28 April 2014  |  08:02 WIB
Demo warga Krimea - Reuters
Demo warga Krimea - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA— Kelompok separatis pro Rusia yang menahan tim pemantau militer Eropa di wilayah timur Ukraina kemarin membebaskan salah seorang dari mereka karena alasan medis kemarin, menurut sejumlah pejabat dua pihak yang bersengketa.

Sedikitnya tujuh pemantau dari Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa (OSCE) hadir dalam acara konferensi pers yang dilakukan walikota Slavyansk, Vyacheslav Ponomarev. Dalam keterangannya kepada wartawan Ponomarev menyebut mereka sebagai “tawanan perang."

“Pemantau yang dibebaskan itu berkebangsaan Swedia dan tengah menderita diabetes," ujar juru bicara Ponomarev,  Stella Khorosheva, sebagaimana dikutip cnn.com, Senin (28/4/2014).

Sedangkan Michael Bociurkiw, seorang juru bicara OSCE di Kiev, menyebutnya pembebasan itu sebagai sebuah "perkembangan yang ditunggu-tunggu."

Holger Schmuck, salah seorang anggota tim asal Jerman, menyatakan sebelumnya bahwa pihak yang menawan mereka telah menjamin ketersediaan air dan gula yang dibutuhkan serta perawatan lainnya.

Para pemantau itu ditawan Jumat pekan lalu di luar kota Slavyansk. Mereka mengatakan meski para tawanan memiliki status diplomatik namun mereka bisa melakukan konferensi pers karena walikota telah memintanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ukraina Rusia Invasi Crimea

Sumber : www.cnn.com

Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top