Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PKPU Jangkau Pengungsi Afrika Tengah

Konflik yang melanda Republik Afrika Tengah menimbulkan dampak jutaan orang kehilangan tempat tinggal dan anggota keluarga. Bahkan kerusuhan itu telah mengarah kepada pembersihan etnik secara massal.
Rahmayulis Saleh
Rahmayulis Saleh - Bisnis.com 24 April 2014  |  16:42 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Konflik yang melanda Republik Afrika Tengah menimbulkan dampak jutaan orang kehilangan tempat tinggal dan anggota keluarga. Bahkan kerusuhan itu telah mengarah kepada pembersihan etnik secara massal.

Melihat kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan bagi lembaga kemanusiaan nasional Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU). Melalui  program kemanusiaan internasional, PKPU memutuskan mengirimkan misi kemanusiaan.

"Di samping mengirimkan tim kemanusiaan dan menyalurkan bantuan secara langsung, kami juga mendata  kebutuhan pengungsi yang mendesak," kata Rully Barlian Thamrin, Direktur Pendayagunaan PKPU dalam rilisnya, Kamis (24/4/2014).

Menurut dia, saat ini  pengungsi dari Afrika Tengah tersebar di lima  negara.  Di dalam negeri pengungsi masih terpusat di bandara, fasilitas publik dan masjid. Sementara di luar negeri pengungsi menyebar di Kamerun, Chad, Demokratik Kongo, dan Kongo.

Dari empat negara itu, kata Rully dari Douala Kamerun yang memimpin secara langsung misi ini, sebaran pengungsi di Kamerun terbanyak mencapai 166.000 orang, yang berada di beberapa titik dan wilayah.

Untuk menjangkau beberapa lokasi pengungsian melalui jalur darat, katanya,  membutuhkan waktu tempuh yang cukup lama karena disamping jarak yang jauh, juga jalur akses yang kurang baik.

"Oleh karena itu tim PKPU memutuskan bantuan tahap awal dilakukan di Kamerun. Titik yang dituju adalah Kota Kentjou, dimana lokasi ini memiliki tidak kurang dari 15.000 pengungsi," ujarnya.

Dia menuturkan dengan menggunakan mobil, tim membutuhkan waktu 32 jam dari kota bisnis Douala untuk menjangkau kota yang berpenduduk sekitar 30.000 orang ini.  Jarak kota Kentjou ke perbatasan Afrika tengah masih sejauh 50 km.

Tim kemanusiaan PKPU dan mitra lokal terlebih dahulu menetap sehari, untuk memasuki wilayah pengungsi dan memudahkan waktu dan jarak jangkauan akses ke lokasi pengungsian.

Data dari UNHCR menyebutkan bahwa konflik kemanusiaan di Republik Afrika Tengah terjadi sejak Juli 2013 lalu, mengakibatkan 2,5 juta orang terdampak.

Rully menambahkan dari 1,2 juta yang mengungsi, 235.000 orang lari untuk menyelamatkan diri keluar negeri, termasuk ke Kamerun sebagai tujuan utama pengungsian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sosial bantuan sosial
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top